Kamis, 11 Juni 2026

Ramadhan 2025

Bacaan Niat Puasa Qadha Ramadhan dan Puasa Syawal, Bolehkah Digabung? Ketentuan Bayar Utang Puasa

Bacaan niat puasa qadha Ramadhan dan puasa Syawal, bolehkah digabung? Simak ketentuan bayar utang puasa Ramadhan.

Tayang:
Editor: Amalia Husnul A
Grafis TribunKaltim.co via canva
PUASA QADHA DAN SYAWAL - Ilustrasi. Bacaan niat puasa qadha Ramadhan dan puasa Syawal, bolehkah digabung? Simak ketentuan bayar utang puasa Ramadhan. (Grafis TribunKaltim.co via canva) 

TRIBUNKALTIM.CO - Di bulan Syawal adalah salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan yakni puasa Syawal.

Sementara sebagian umat Islam yang mempunyai utang puasa Ramadhan juga ada yang memenuhi kewajibannya membayar utang dengan puasa qadha Ramadhan di bulan Syawal ini.

Lantas bolehkan puasa qadha Ramadhan digabung dengan puasa Syawal?

Bagaimana bacaan niat puasa qadha Ramadhan digabung dengan puasa Syawal?

Baca juga: Niat Puasa Syawal 6 Hari setelah Idul Fitri 2025, Lengkap Tata Cara, Keutamaan dan Kapan Dimulainya

Diketahui, puasa qadha Ramadhan adalah puasa yang dilakukan untuk mengganti puasa wajib yang ditinggalkan pada bulan Ramadhan sebelumnya. 

Bagi umat Islam yang memiliki utang puasa Ramadhan diwajibkan untuk menggantinya dengan berpuasa bagi yang mampu melaksanakannya dan tidak ada udzur untuk meninggalkannya.

Sementara, bagi mereka yang benar-benar sudah tidak mampu mengqadha puasa, maka dapat menggantinya dengan membayar Fidyah.

Bolehkah Digabung dengan Puasa Syawal?

Menyikapi pertanyaan ini, beberapa ulama memberikan pandangannya.

Imam al-Syarqawi (w 1227 H) dalam karya besarnya, Hasyiyah al-Syarqawi, menyatakan bahwa seseorang yang berpuasa di bulan Syawal dengan niat qadha atau nadzar, tetap akan mendapatkan pahala puasa sunah Syawal.

Meskipun demikian, pahalanya tidak akan sempurna seperti yang dituntut oleh hadis.

"Bila ingin mendapat pahala puasa Syawal dengan sempurna, harus dilaksanakan dengan niat khusus puasa enam hari Syawal, tidak digabung dengan yang lain." (Hasyiyah al-Syarqawi, juz 1, hlm. 474).

QADHA DAN SYAWAL - Ilustrasi.  Bacaan niat puasa qadha Ramadhan untuk membayar utang puasa Ramadhan. Apakah boleh digabung dengan puasa Syawal? (Grafis TribunKaltim.co via Canva)
QADHA DAN SYAWAL - Ilustrasi. Bacaan niat puasa qadha Ramadhan dan puasa Syawal, bolehkah digabung? Simak ketentuan bayar utang puasa Ramadhan.  (Grafis TribunKaltim.co via Canva)

Pendapat senada juga disampaikan oleh al-Ramli (w 1004 H) dalam kitabnya, Nihayatul Muhtaj, yang mengatakan bahwa jika seseorang melaksanakan puasa qadha pada Syawal, dia tetap akan mendapatkan pahala sunah Syawal, namun tidak secara sempurna.

Dari sini dapat disimpulkan bahwa diperbolehkan untuk menggabungkan niat qadha puasa Ramadhan dan sunah Syawal.

Baca juga: Merawat Kemabruran Puasa 31 - Dari Meditasi ke Khalwat

Namun, jika ingin mendapatkan pahala puasa Syawal dengan sempurna, disarankan untuk mendahulukan qadha terlebih dahulu, baru kemudian melanjutkan dengan puasa sunah enam hari di bulan Syawal.

Niat Puasa Qadha Ramadhan

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an qadhā’in fardho syahri Ramadhāna lillâhi ta‘âlâ.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved