Ramadhan

Hilal Tak Terlihat di Kota Samarinda, Dipicu Kondisi Berawan dan Berkabut

Hilal tidak terlihat di Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) pada Jumat (1/4/2022). Seperti diketahui, Kanwil Kemenag Provinsi Kaltim telah meng

Penulis: Muhammad Riduan | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDUAN
H. Masrawan, Kakanwil Kemenag Provinsi Kaltim melakukan pengamatan hilal di Menara Islamic Center Samarinda, Jumat (1/4/2022) sore. TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDUAN 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Hilal tidak terlihat di Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) pada Jumat (1/4/2022).

Seperti diketahui, Kanwil Kemenag Provinsi Kaltim telah menggelar Rukyatul Hilal Awal Ramadhan 1443 H di Menara Asmaul Husna Islamic Center Samarinda.

Riza Arian Noor, Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Samarinda menjelaskan terkait hasil perhitungan pihaknya.

Dia mengemukakan bahwa ketinggian hilal di Samarinda kurang lebih 1 derajat 40 menit dengan sudut Elongasi kurang lebih 3 derajat 6,41 menit.

Pada waktu pemantauan hilal, kata Riza, kondisinya berawan dan juga sedikit berkabut, sehingga objek sulit terlihat dengan kondisi seperti itu.

Baca juga: Kemenag Kaltim Gelar Rukyatul Hilal di Menara Asmaul Husna Islamic Center Samarinda

Baca juga: Tak Ada Rukyatul Hilal di Kutim, Kepala Kemenag Beberkan Penyebabnya

"Kondisi seperti ini tidak bisa terlihat (Hilal), karena kondisinya berawan dan kabut juga," ungkapnya saat diwawancarai.

Dial menambahkan, memang sudah beberapa tahun wilayah Kaltim khususnya Samarinda melakukan pengamatan Rukayatul Hilal.

Pertama yakni karena faktor topografi, yakni lantaran wilayah pengamatan itu topografinya lebih cenderung berbukit.

"Artinya apabila ketinggian hilalnya kecil. Dengan adanya bukit, kan Obstacle buat pengamatan kita. Intinya itu," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, H. Masrawan, Kakanwil Kemenag Provinsi Kaltim menyampaikan hilal tidak terlihat di Kota Samarinda.

Baca juga: Bacaan Doa Ketika Melihat Hilal dan Doa Memasuki Bulan Ramadhan, Bahasa Arab, Latin dan Artinya

"Ternyata di Samarinda tidak bisa terlihat, oleh karena itu kita mengikuti dari Pemerintah Kemenag Pusat. Kita ikuti saja apakah hari Sabtu atau Minggu," ucapnya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved