Rabu, 20 Mei 2026

Berita Kutim Terkini

Urai Kemacetan Lalu-lintas di Sangatta, Wabup Kasmidi Ingatkan Bus Karyawan tak Lalu-lalang

Demi mengurai kemacetan lalu-lintas di Sangatta, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur, Pemkab Kutim mengambil kebijakan

Tayang:
Penulis: Syifaul Mirfaqo | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/SYIFAUL MIRFAQO
Pasar Ramadhan di Sangatta, Kabupaten Kutai Timur. TRIBUNKALTIM.CO/SYIFA'UL MIRFAQO 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Demi mengurai kemacetan lalu-lintas di Sangatta, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur, Pemkab Kutim mengambil kebijakan. 

Yakni berupa larangan untuk bus karyawan melintasi ke tempat-tempat pusat keramaian Pasar Ramadhan yang ada di Kutai Timur

Hal itu dijelaskan oleh Wakil Bupati Kutai Timur, H Kasmidi Bulang kepada TribunKaltim.co pada Senin (4/4/2022).

Dia jelaskan, pihaknya juga telah mengarahkan agar bus karyawan perusahaan tidak berlalu lalang di jalan-jalan tertentu.

Baca juga: Truk Liebherr jadi Ikon Sangatta, Wabup Kutim Kasmidi Bulang: Ini Sejarah dan Momen yang Luar Biasa

Baca juga: Usulan Infrastruktur di Kutai Timur, Wabup Kutim Kasmidi Bulang akan Koordinasi dengan Swasta

Baca juga: Pasar Ramadhan di Kutai Timur jadi Penyebab Kemacetan Lalu-lintas

Mulai dari pukul 15.00 Wita sampai dengan 19.00 Wita.

"Tidak boleh sampai ke sana (Sangatta Lama), bisnya putar sampai di putaran gedung Buana mekar," ucapnya.

Pembatasan rute bus karyawan ini berlaku selama bulan puasa Ramadhan, mengingat banyak sekali pedagang yang mengeluhkan macet.

Adapula upaya mengurai kemacetan dengan penertiban pasar tumpah yang menjamur jelang bulan puasa Ramadhan.

Pihaknya melalui Satpol PP akan melakukan penertiban di sepanjang Jalan Ilham Maulana dan memasukkan para pedagang ke dalam Pasar Induk.

Baca juga: Wabup Kutim Kasmidi Bulang Inginkan Tari Nusantara jadi Event Tahunan

Nanti akan ada penertiban mulai dari simpang pendidikan hingga sepanjang Jlan Ilham Malana.

"Tapi nanti itu kita akan sterilkan dari pedagang-pedagang dan kita pastikan masuk ke dalam pasar," ucapnya.

Pedagang yang dipindah juga tidak perlu khawatir, sebab lapak-lapak di dalam pasar sudah disediakan bagi mereka yang masuk ke pasar. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved