Senin, 27 April 2026

Ramadhan

Usung Desain dan Konsep yang Berbeda, Pasar Ramadhan di GOR Segiri Menarik Minat Warga Samarinda

Pasar Ramadhan di Kota Samarinda Kalimantan Timur (Kaltim) tahun ini mengusung desain dan konsep yang berbeda.

Penulis: Muhammad Riduan |
TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDUAN
Suasana Pasar Ramadhan yang digelar di kawasan GOR Segiri Samarinda. TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDUAN 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pasar Ramadhan di Kota Samarinda Kalimantan Timur (Kaltim) tahun ini mengusung desain dan konsep yang berbeda.

Kegiatan yang dilaksanakan di Kawasan GOR Segiri Samarinda tersebut, setidaknya dimeriahkan 120 tenan yang telah disediakan penanggung jawab, dalam hal ini Disporapar Samarinda.

Muslimin, Sekretaris Disporapar Samarinda menjelaskan pada Pasar Ramadhan kali ini ada yang berbeda, yakni dari desain dan konsep pelaksanaan kegiatan.

Berkaca dari biasanya hanya memakai tenda tenda terpal biasa, sehingga membuat kesan agak kumuh dan kurang bagus secara estetika atau tidak nyaman dipandang.

Namun kali ini telah berbeda dengan adanya perubahan tenda, saat ini menggunakan tenda-tenda sarnafil dan tenda roder.

Baca juga: 25 Personel Dishub Samarinda Ditugaskan Atur Lalulintas di Pasar Ramadhan di GOR Segiri

Baca juga: Disporapar Lakukan Pengetatan Hari Kedua Pasar Ramadhan di GOR Segiri Samarinda

Tentu saja, kata Muslimin, ini memberikan cita rasa tersendiri bagi masyarakat Kota Samarinda yang berkunjung ke pasar Ramadhan kali ini.

"Orang melihatnya seperti acara Pekan Raya Jakarta. Tapi ini pekan raya Samarinda atau wisata belanja Samarinda," tuturnya.

Dia mengatakan, dengan 120 tenan yang tersedia itu, kesempatan bagi masyarakat untuk berjualan pada Bulan Suci Ramadhan di kondisi pandemi Covid-19.

"Dengan adanya pasar Ramadhan ini membantu mereka dalam rangka meningkatan penghasilan UMKM di Kota Samarinda," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Disporapar Samarinda telah melakukan beberapa pengetatan pada Pasar Ramadhan itu.

Berkaca dari hari pertama, dimana antusias masyarakat Kota Samarinda begitu tinggi untuk datang ke Pasar Ramadhan itu.

Disporapar Samarinda kemarin melakukan simulasi guna menghidari kerumunan dengan jumlah besar, dan pengetatan pemakaian masker.

Baca juga: Pasar Ramadhan di GOR Segiri Terapkan Prokes Ketat, Disporapar Lakukan Perubahan di Pintu Masuk

Pihaknya juga melakukan pengetatan kendaraan masuk ke area Pasar Ramadhan. Ketika sudah ada begitu banyak pengunjung, maka langsung dilakukan penutupan di pintu masuk.

"Dalam rangka membatasi pengunjung yang masuk, yang memungkinkan terjadinya kerumunan," ucap Muslimin.

Selain itu pihaknya juga melakukan pembatasan kepada peserta atau masyarakat yang masuk ke dalam Pasar Ramadhan.

Dalam hal ini dibuat barikade agar peserta yang masuk jalannya tidak berselisihan, melainkan mengikuti jalur yang telah ditentukan.

"Mudah-mudahan pada hari ini kerumunan yang terjadi bisa berkurang. Ditambah lakukan pengetatan terhadap peserta yang masuk, mobil dan motor yang masuk," tuturnya.

Baca juga: 30 Loyang Kue Talam Ludes Terjual pada Hari Pertama Pasar Ramadhan di GOR Segiri Samarinda

Tidak hanya itu, pihaknya bekerja sama dengan kepolisian, Dishub dan Satpol PP dalam rangka mensterilkan trotoar yang di hari pertama dipenuhi Juru Parkir (Jukir) Liar.

"Mereka (tim gabungan) membantu Disporapar dalam rangka mensterilkan yang dianggap bisa menggangu kelancaran proses parkir di Pasar Ramadhan ini," ucapnya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved