Senin, 13 April 2026

Berita Kubar Terkini

Warga Kampung Jambuk Kutai Barat Pernah Gagal Ternak Sapi, Kini Mulai Lirik Padi

Kondisi pertanian di Kampung Jambuk, Kecamatan Bongan, Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur terus dikembangkan

Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL
Penanaman padi yang dilaksanakan oleh pemerintah Kampung Jambuk, Kecamatan Bongan, Kutai Barat pada Kamis (6/1/2022). Pembukaan lahan pertanian itu diambil dari slot anggaran Dana Desa. 

TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR - Kondisi pertanian di Kampung Jambuk, Kecamatan Bongan, Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur terus dikembangkan. 

Wilayah kampung tersebut, pernah diuji coba kembangkan peternakan sapi akan tetapi dinilai gagal, kurang pas. 

Demikian dibeberkan oleh Petinggi Kampung Jambuk, Syahril kepada TribunKaltim.co pada Kamis (7/4/2022).

Karena dari kondisi tanahnya cukup berair. Dulu sempat dijadikan sebagai tempat pemeliharaan sapi, namun tidak cocok.

Baca juga: Kampung Jambuk Kutai Barat Targetkan Buka Lahan Pertanian 2 Hektare per Tahun

Baca juga: Harga Beras di Kampung Jambuk Kutai Barat Murah, Begini Syarat untuk Bisa Membelinya

Baca juga: Tingkatkan Ketahanan Pangan dan Ekonomi, Pemerintah Kampung Jambuk Kutai Barat Tanam Padi Sawah

"Sehingga kini kita ubah sebagai lahan pertanian untuk menanam padi," terangnya.

Pembukaan lahan tersebut dikatakannya diambil dari slot anggaran Dana Desa (DD).

Dalam slot tersebut memang sesuai dari perintah pemerintah pusat untuk bidang ketahanan pangan sekitar 20 persen dari anggaran yang diterima kampung.

Staff pemerintah Kampung Jambuk, Darni saat memperlihatkan hasil panen padi yang dikelola bersama oleh Badan Usaha Milik Kampung (BUMKa) dan masyarakat di Kampung Jambuk Kecamatan Bongan, Kutai Barat, Kalimantan Timur. 
Staff pemerintah Kampung Jambuk, Darni saat memperlihatkan hasil panen padi yang dikelola bersama oleh Badan Usaha Milik Kampung (BUMKa) dan masyarakat di Kampung Jambuk Kecamatan Bongan, Kutai Barat, Kalimantan Timur.  (HO/KAMPUNG JAMBUK)

Ini pun sesuai dengan harapan pemerintah daerah, agar Kubar bisa menjadi sentra pertanian.

Sehingga program ini akan terus kita maksimalkan. Ditambah lagi mayoritas penduduk disini adalah petani.

Baca juga: Kampung Jambuk di Kubar Langsung Bagikan BLT ke Warga Usai DD Dicairkan

"Sehingga apa yang kita lakukan ini bisa sebagai pendorong masyarakat untuk bisa memanfaatkan lahan mereka juga," ujarnya.

Diketahui sebelumnya, sawah milik pemerintah kampung dengan luasan 2 hektare ini dikerjakan secara gotong royong bersama masyarakat.

Mulai dari pembukaan lahan, penanaman hingga pada saat panen. Dimana hasil yang didapat diperkirakan mencapai dua ton lebih.

Baca juga: Panen Padi Perdana di Kampung Jambuk Kutai Barat, Optimis jadi Lumbung Pangan 

Untuk hasil panen perdana ini kita fokuskan kepada penduduk kampung dulu.

Mungkin dijual dengan harga sangat murah dari pasaran.

"Nah, kalau untuk panen-panen selanjutnya mungkin baru akan kita jual keluar," ungkapnya. 

(Tribunkaltim.co/Zainul Marsyafi) 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved