Fenomena

Apa Itu Pink Moon? Fase Bulan Purnama Terjadi 17 April 2022, Jadwal dan Wilayah yang Dapat Mengamati

Apa itu Pink Moon? Fase bulan purnama yang akan terjadi 17 April 2022 nanti. Jadwal dan wilayah yang dapat menyaksikan.

Editor: Amalia Husnul A
Freepik designed by rawpixel.com
Ilustrasi. Apa itu Pink Moon? Fase bulan purnama yang akan terjadi 17 April 2022 nanti. Jadwal dan wilayah yang dapat menyaksikan. 

Dikutip TribunKaltim.co dari kompas.com, nama-nama penduduk asli Amerika untuk bulan purnama April adalah penghormatan kepada musim semi.

Suku Dakota menjuluki bulan purnama April dengan "bulan ketika sungai dapat dilayari kembali".

Baca juga: Fenomena Super Blood Moon 26 Mei 2021, Berikut Fakta-faktanya dan Pelajaran yang Bisa Diambil

Sementara itu, dilansir dari Space, Kamis (14/4/2022), Suku Tlingit menyebutnya "X'eigaa Kayaaní Dís," yang berarti "bulan tunas tanaman dan semak".

Di Selandia Baru, menurut Suku Maori bulan purnama April mencerminkan fakta bahwa April adalah bulan musim gugur di Belahan Bumi Selatan.

Suku Maori menyebut bulan April sebagai "Paenga-whawha," menggambarkan bulan itu sebagai waktu ketika "semua jerami sekarang ditumpuk di perbatasan perkebunan," menurut The Encyclopedia of New Zealand.

Di China, bulan purnama April terjadi selamat Taoyue atau bulan Persik.

Dinamai demikian karena pohon persik bermekaran.

Bulan purnama April juga dikaitkan dengan perayaan hari raya keagamaan.

Bulan purnama ini disebut bulan Paskah dalam kalender gerejawi Kristen, karena itu adalah bulan purnama sebelum Paskah.

Bagi umat Hindu, bulan ini menandai Hanuman Jayanti, perayaan dewa kera Hindu Dewa Hanuman.

Bulan merah muda adalah Bak Poya bagi umat Buddha, terutama di Sri Lanka.

Baca juga: Jam Melihat Gerhana Bulan Total Besok di Indonesia, Super Blood Moon Bisa Dilihat Mata Telanjang

Itu memperingati kunjungan Buddha ke negara itu.

Dikutip dari USA Today, 12 April 2022, selama ribuan tahun, orang-orang di seluruh dunia, termasuk penduduk asli Amerika, menamai bulan dengan isyarat alam.

Tiap bulan purnama punya nama sendiri.

Suku-suku itu melacak musim dengan memberi nama khusus untuk setiap bulan purnama yang berulang.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved