Liga Italia

Eks Pelatih AC Milan Beber 2 Hal yang Buat Rossoneri Beda Level Sama Inter Milan dalam Buru Scudetto

Mantan pelatih AC Milan beber 2 hal yang buat Rossoneri beda level sama Inter Milan dalam buru scudetto Liga Italia.

Penulis: Kun | Editor: Amalia Husnul A
AFP/MIGUEL MEDINA
Bek AC Milan Italia Mateo Musacchio (kanan) menahan pemain depan Inter Milan Argentina Lautaro Martinez. Mantan pelatih AC Milan beber 2 hal yang buat Rossoneri beda level sama Inter Milan dalam buru scudetto Liga Italia. 

TRIBUNKALTIM.CO - Mantan pelatih AC Milan beber dua hal yang buat Rossoneri beda level sama Inter Milan.

Terutama dalam perburuan scudetto Liga Italia.

Adalah mantan pelatih Rossoneri julukan AC Milan, Arrigo Sacchi.

Ia mengatakan level AC Milan dibandingkan dengan Inter Milan terlampau jauh.

Ya, Inter Milan berada di level permainan klub yang solid dan konsisten.

Dua hal yang buat AC Milan tertinggal dari Inter Milan adalah kualitas pemain dan pengalaman.

Informasi selengkapnya ada dalam artikel ini.

Baca juga: BURSA TRANSFER: Tak Bersinar di Chelsea, Lukaku Balik Kampung ke Liga Italia, AC Milan Siap Tampung

Melansir Tribunnews.com dalam artikel berjudul AC Milan Tertinggal dalam 2 Hal Ini dari Inter Milan, Rossoneri Belum Selevel dengan Nerazzurri, kekalahan AC Milan atas Inter Milan di semifinal Coppa Italia menimbulkan gelombang kritik.

Satu di antara sosok yang lantang bersuara terkait kiprah Rossoneri di ajang tersebut adalah sang mantan pelatih, Arrigo Sacchi.

Sacchi sama sekali tak menahan diri untuk mengkritisi kondisi AC Milan saat ini.

Menurutnya, Rossoneri belum bisa mencapai level yang dipijak sang saudara sekota.

Padahal jika berkaca di kancah Liga Italia, mereka masih lebih baik daripada Nerazzurri.

Namun, apa yang mendasari Sacchi dapat berkata seperti itu?

Eks pelatih timnas Italia itu menggunakan dua parameter untuk mendasari analisanya.

1. Kualitas Pemain

Sacchi melihat AC Milan masih belum bisa mengejar Inter dalam hal kualitas pemain.

Barangkali, kehadiran Antonio Conte beberapa musim lalu menjadi kunci kebangkitan Inter.

Kala itu, ia melakukan revolusi besar terkait perekrutan pemain dan struktur tim.

Nerazzurri tak lagi coba menggaet pemain kelas dua.

Sebagai gantinya, Conte ingin klub membidik para pemain bintang dari tim lain.

Transfer Romelu Lukaku dari Manchester United menjadi contoh nyata.

Mahar besar yang dibayar Inter nyatanya setimpal dengan kontribusi sang pemain.

Selain itu, Conte coba melengkapi skuat muda Nerazzurri dengan mendatangkan pemain-pemain berpengalaman.

Hal tersebut yang belum bisa dimaksimalkan AC Milan.

Mereka bisa dibilang masih berkutat untuk menggaet pemain muda atau kelas dua.

Baca juga: RUMOR Liga Italia: Bos Baru AC Milan Bakal Potong Gaji Ibrahimovic, Ibra Hengkang atau Bertahan?

2. Faktor Pengalaman

Hal itu membuat Inter Milan sekaligus unggul di masalah pengalaman.

Perpaduan antara pemain muda dan senior milik Nerazzurri terbukti bisa berbicara banyak di pentas Liga Italia.

Formula itulah yang coba ditiru AC Milan musim ini dengan peran Ibrahimovic yang semakin sentral.

Mereka pun coba memberikan porsi yang pas kepada para pemain muda seperti Rafael Leao atau Pierre Kalulu.

"Inter adalah tim top Eropa dan lebih dekat untuk mencapai level tertinggi di Eropa," ungkap Sacchi dikutip dari laman Football Italia.

"Itu juga berkat investasi yang mereka lakukan beberapa tahun ini."

"Bagaimanapun mereka masih perlu meningkatkan permainan secara kolektif," sambungnya.

Saat ini, AC Milan masih berada di puncak klasemen Liga Italia.

Rossoneri mengoleksi 71 poin dari 33 pertandingan.

Namun, mereka tak boleh lengah dalam menjalani sisa musim ini.

Baca juga: RUMOR TRANSFER Liga Italia: Inter Milan Siap Lepas Lautaro Martinez Tapi dengan Harga Fantastis

Pasalnya ada dua tim lain yang mengincar singgasana mereka.

Satu di antara tim tersebut adalah Inter Milan.

Skuat asuhan simone Inzaghi ini berada di posisi kedua dengan 69 poin.

Akan tetapi, Nerazzurri masih memiliki satu pertandingan yang belum dimainkan.

Ini dapat menjadi senjata pamungkas mereka untuk mengkudeta AC Milan dari puncak klasemen. (*)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved