Berita Balikpapan Terkini
Mudik Lebaran 2022, Warga Balikpapan Ini Lebih Pilih Mobil Pribadi, Begini Alasannya
Hari raya Lebaran Idul Fitri 2022, masyarakat melakukan perjalanan atau Mudik Lebaran 2022.
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Hari raya Lebaran Idul Fitri 2022, masyarakat melakukan perjalanan atau Mudik Lebaran 2022.
Banyak cara untuk melakukan perjalanan. Satu di antaranya warga Balikpapan ini lebih memilih kendaraan pribadi untuk menuju ke kampung halaman.
Seperti yang dilakukan Aliya Hermawan (21) atau Karin. Lebih menggunakan mobil pribadi membuat perjalanan lebih fleksibel.
"Bisa berhenti kapan saja kalau ayah capek nyetir dan rehat sejenak untuk makan atau sholat," pungkasnya.
Baca juga: Dua Tahun Keinginan Gadis Balikpapan Ini Terpendam, Kini Mudik Bisa Disalurkan
Baca juga: Bandara SAMS Balikpapan Buka Posko Mudik Lebaran 2022, Pandemi atau Tidak Harus Waspada
Baca juga: Pastikan Layanan dan Jaringan Prima di Kalimantan Jelang Arus Mudik, Telkomsel Hadirkan Posko Siaga
Menggunakan mobil pribadi dirasa lebih efektif dan juga dapat menghemat biaya yang dikeluarkan.
Sekaligus bisa lebih dekat dengan keluarganya dengan mengobrol apapun tanpa mengganggu orang lain.
"Kalau naik bus kan nggak bisa berhenti-berhenti gitu, bisa ngobrol lebih bebas tanpa khawatir mengganggu orang seperti jika menggunakan bus juga," tandasnya.
Selain mudik ke Banjarmasin, biasanya Karin juga mudik ke Ciamis, ke kampung ayahnya.
Baca juga: Jelang Mudik Lebaran 2022, Dishub Kaltim Lakukan Ramp Check, 80 Persen Armada Siap Jalan
"Dulu sih biasanya ke Ciamis juga kalo mudik, tapi sekarang karena lebih dekat ke Banjarmasin jadi ya lebih seringnya kesana, ke kampungnya Mama," terangnya.
Di tahun 2022 ini, Karin akan menjalankan tradisi mudik selama 2 minggu kedepan hingga Lebaran Idul Fitri H+3.
"2 minggu aja sampai Lebaran ketiga," sebutnya.
Selain rindu dengan keluarga besarnya, Karin juga mengatakan rindu akan masakan khas Banjarmasin yang dimasak oleh sang Nenek.
Baca juga: Mudik Lebaran Lebih Longgar, Bupati Paser Tegaskan Penyekatan Tak Lagi Diberlakukan
"Kangen juga sama masakan Nenek, soto Banjar, salada Banjar, dan lain-lain," ungkapnya.
"Karena memang Nenek dulu kan guru masak, jadi masakannya tuh udah dijamin enak," tambahnya.
Melalui jalur darat, Karin menyampaikan tak ada persyaratan khusus untuk melewati perbatasan-perbatasan yang akan dilewati di tiap daerah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/mudik-lagi-gadis-balikpapan.jpg)