Liga Champions

Hasil Semifinal Liga Champions - Di Balik Panenka Benzema Ada Trauma Penalti yang Brutal

Benzema berhasil menjebol gawang Manchester City dengan tendangan cungkil dari titik putih yang melaju indah ke tengah gawang Ederson.

Editor: Adhinata Kusuma
Diario AS
Penyerang Real Madrid, Karim Benzema 

TRIBUNKALTIM.CO - Duel leg pertama semifinal Liga Champions di Etihad Stadium, Selasa (26/4/2022) memasuki menit 82 saat Real Madrid tertinggal dua gol dari tuan rumah Manchester City.

Saat itu, sebuah pelanggaran handsball di kotak penalti dilakukan pemain Man City hingga berbuah tendangan 12 pas.

Karim Benzema maju sebagai algojo penalti untuk menghukum kesalahan Man City.

Bukan hal mudah bagi Benzema, mengingat dua tendangan penalti terakhirnya gagal menghasilkan gol.

Rasa trauma membanyangi sang bomber subur Real Madrid itu.

Sejurus kemudian, Benzema berhasil menjebol gawang Manchester City dengan tendangan cungkil dari titik putih yang melaju indah ke tengah gawang Ederson.

Baca juga: Prediksi Skor dan Line Up Semifinal Liga Champions Malam Ini: Liverpool vs Villarreal

Baca juga: Hasil Liga Champions: Hujan Gol, Satu Kaki Man City Berada di Final usai Taklukkan Real Madrid

Sang kiper telanjur membuang badan ke arah kiri dan hanya bisa bengong melihat bola bersarang ke jala secara mulus.

Karim Benzema mengakui eksekusi Panenka ini adalah cara baru yang dia lakukan guna menghindari kegagalan cetak gol dari tendangan 12 pas.

Striker veteran berusia 34 tahun baru saja mengalami kejadian buruk dalam laga Liga Spanyol kontra Osasuna (20/4/2022).

Mendapat penalti 2 kali, 2 kali pula Benzema gagal mengonversinya menjadi gol setelah mampu ditebak kiper musuh.

Tak mau mengalami kejadian serupa, Benzema mengubah cara menendang.

Hasilnya, dia berhasil bangkit dengan mencetak gol indah via tembakan legendaris yang dipopulerkan bintang lama Rep Ceska, Antonin Panenka, di Euro 1976.

Butuh mental baja untuk melakukan eksekusi seperti itu setelah dua kejadian buruk, apalagi di momen besar sekelas semifinal Liga Champions.

"Semua kiper telah memelajari penalti saya dan saya harus berubah. Penalti dari saya sungguh brutal," ucapnya, dikutip BolaSport.com dari Daily Mail.

Halaman
123
Sumber: BolaSport.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved