Jumat, 15 Mei 2026

Berita Balikpapan Terkini

Balikpapan Sudah Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Kasus Hepatitis Akut

Kepala Dinas Kedehatan Kota Balikpapan mengaku siap hadapi kasus yang akan muncul dengan kewaspadaan yang cukup tinggi

Tayang:
Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty.TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Menanggapi kewaspadaan terhadap Hepatitis Akut yang sudah terjadi di Jakarta, Kepala Dinas Kedehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty mengaku, siap hadapi kasus yang akan muncul dengan kewaspadaan yang cukup tinggi.

Informasi mengenai kewaspadaan terhadap KLB/Hepatitis Akut itu diterima Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada tanggal 15 April lalu langsung oleh World Health Organization (WHO).

Kementerian Kesehatan kemudian menindaklanjutinya dengan mengeluarkan Surat Edaran yang kemudian dapat diteruskan ke Provinsi dan juga Kabupaten/Kota.

"Untuk di Balikpapan sendiri, menindaklanjuti hal tersebut, Pemerintah Kota telah menggencarkan sosialisasi kepada seluruh fasilitas kesehatan yang mampu mendeteksi penyakit ini," ungkap Andi Sri Juliarty atau wanita yang akrab disapa Dio ini.

Baca juga: Terbongkar, Dugaan Cara Penularan Hepatitis Akut Misterius, Selalu Cuci Tangan Anak

Baca juga: Gawat, Di Jatim Ditemukan 114 Kasus Suspek Hepatitis Akut, Cek Cara Pencegahannya

Baca juga: 114 Kasus Hepatitis Ditemukan di Jawa Timur, Warga Diimbau tak Bergantian Alat Makan

Pemerintah Kota Balikpapan telah mensosialisasikan kepada seluruh fasilitas kesehatan yang bisa memiliki kemampuan untuk mendeteksi dini dari gejala seperti Hepatitis Akut.

"Puskesmas, klinik dan rumah sakit sudah telah kami infokan untuk mendeteksi dini, kemudian merujuk dan mempersiapkan sarana seperti laboratorium yang dapat menunjang untuk pemeriksaan," terangnya.

Selain itu, Dinas Kesehatan juga bekerja sama dengan Diskominfo dan juga rekan-rekan media, untuk dapat meneruskan siaran pers dari Kemenkes untuk mewaspadai Hepatitis Akut ini, belum diketahui penyebabnya berbeda halnya dengan hepatitis A,B, dan C seperti yang telah sebelumnya ditemukan.

"Kemudian menyerang anak usia dibawah 17 tahun," lanjutnya.

Adapun, gejala-gejalanya yang perlu diinformasikan kepada masyarakat terutama orang tua, yaitu waspadai gejala-gejala anak dengan gangguan saluran cerna, mulai dari mual, muntah, dan diare.

"Demam, bisa ada bisa tidak," tukasnya.

"Kemudian jika sudah semakin parah maka air seni akan berubah menjadi lebih gelap, kulit menguning dan juga selaput mata yang juga menguning," tambahnya.

Baca juga: Belum Ada Laporan Hepatitis Akut di Balikpapan, Dinas Kesehatan Beber Gejalanya

Namun, Dio menegaskan masyarakat tak perlu panik karena memang juga pernah ada kasus anak baru lahir dengan kondisi menguning maka demikian kita tidak perlu panik.

"Di Balikpapan, sejauh ini belum ada laporan kasus yang terjadi," tuturnya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved