Jumat, 15 Mei 2026

Berita Samarinda Terkini

Raih Rekor MURI, Mandau Terbesar di Dunia Dipamerkan di Big Mall Samarinda

Mandau merupakan salah satu senjata tradisional khas suku Dayak di Kalimantan Timur yang sekilas berbentuk seperti sebuah pedang dengan gagang kayu be

Tayang:
TRIBUNKALTIM.CO/HANIVAN MA'RUF
Mandau Singala Api-Api berukuran 6,38 meter dan lebar 0,65 meter dinobatkan sebagai mandau terbesar di dunia dan meraih rekot MURI saat dipamerkan di Big Mall Samarinda, Senin (9/5/2022). TRIBUNKALTIM.CO/HANIVAN MA'RUF 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Mandau merupakan salah satu senjata tradisional khas suku Dayak di Kalimantan Timur yang sekilas berbentuk seperti sebuah pedang dengan gagang kayu berukiran khas Kalimantan.

Namun sebuah mandau yang tampak berbeda dari mandau biasanya dipamerkan di atrium Big Mall Samarinda, Senin (9/5/2022).

Mandau tersebut memiliki panjang 6,38 meter dengan lebar sekitar 0,65 meter dipertunjukkan oleh anggota pengurus lamin 1001 mandau, Jembayan, Kutai Kartanegara.

Mandau yang bernama Singala Api-Api itu kemudian dinobatkan sebagai mandau terbesar se-dunia dan meraih piagam dari Museum Rekor Indonesia (MURI).

H. Ahmad Ismail, yang akrab disapa Panglima Mandau yang menerima penghargaan itu menyebutkan perlu 13 orang yang mengerjakan mandau terbesar di dunia ini.

Baca juga: Pameran Mandau di Samarinda, Bantu Pemulihan Ekonomi Seniman yang Terdampak Covid-19

Panglima Mandau menjelaskan proses pembuatan mandau telah dilakukan mulai tahun 2020.

“Cukup lama prosesnya hampir dua tahun, kita mengerjakannya bersama-sama,” ucapnya pada kesempatan yang berbarengan dengan peresmian Pasar SIAP QRIS oleh Bank Indonesia di Big Mall Samarinda saat itu.

Ismail juga mengungkapkan tingkat kesulitan menjadi perbedaan dalam membuat mandau ini dibanding mandau pada biasanya.

“Kalau Mandau biasa kita memahat dengan arang, kalau mandau ini kita harus pakai gas,” sebutnya.

Mandau Singala Api-Api ini sendiri dibentuk dari patahan-patahan pisau krauser yang dikumpulkan dan dibentuk menjadi lempengan mandaunya.

Sedangkan gagang mandau terbuat dari kayu jambu yang diukir dan dibalut hiasan warna-warni khas suku Dayak.

Baca juga: Semua Tentang Mandau, Dipamerkan di Samarinda, Wujud Cinta Budaya Indonesia

Ismail atau Panglima Mandau mengemukakan tujuan pembuatan mandau ini guna melestarikan kebudayaan daerah, khususnya Dayak Kalimantan Timur agar lebih dikenal oleh masyarakat.

“Supaya budaya ini tidak hilang, dan anak-anak muda semakin menyukai dan mengetahui senjata khas Mandau ini,” tuturnya.

Mandau itu disaksikan langsung oleh Walikota Samarinda, Andi Harun yang hadir dalam kesempatan tersebut.

Selanjutnya mandau terbesar di dunia ini akan ditempatkan di Lamin 1001 Mandau di Jembayan, Kutai Kartanegara di mana di sana juga menyimpan ribuan koleksi mandau khas suku Dayak.

Baca juga: Heboh Video Steven Seagal Disebut ke Kalimantan, Cium Mandau, Edy Mulyadi Disindir, Fakta Sebenarnya

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved