Virus Corona

Miris, Ledakan Covid-19 di Korea Utara, Angka Kematian Meningkat di Saat Persediaan Obat Kurang

Miris, ledakan covid-19 di Korea Utara, kematian meningkat di saat kurangnya persediaan obat-obatan. Pada Minggu (15/05/22).

Penulis: Hartina Mahardhika | Editor: Doan Pardede
voanews
Pada Kamis lalu (12/05/22), Korea Utara telah meningkatkan kesiapannya pada covid-19 menjadi sistem pencegahan epidemi darurat maksimum. 

Stasiun televisi resmi Korea Utara pun selama akhir pekan memberikan kampanye dalam melakukan perawatan diri seperti menjaga kebersihan mulut dengan sering berkumur dengan air garam. 

Juga mendorong orang untuk mengonsumsi buah-buahan yang kaya vitamin C dan menghindari makanan panggang dan berminyak yang lebih sulit dicerna. 

Baca juga: Penyebab Hepatitis Akut Diduga dari Adenovirus hingga Covid-19, Ahli dari Inggris Buka Suara

Kenapa Kim Jong Un Baru Umumkan Kasus Covid-19 di Korea Utara? Ini Kata Pakar

Sekian lama ditutup rapat, kenapa Kim Jong Un baru umumkan kasus Covid-19 di Korea Utara?

Pertanyaan tersebut muncul menyusul informasi terbaru yang disiarkan pemerintah Korea Utara.

Seperti diketahui, pemimpin Korea Utara Kim Jong Un untuk pertama kalinya mengakui kasus Covid-19 di negaranya.

Padahal sebelumnya, pemerintah Korea Utara tidak pernah mempublikasikan kasus Covid-19 yang terjadi di negara tersebut.

Bahkan Korea Utara bersikeras mempertahankan status nol dalam kasus Covid-19.

Selain melakukan upaya desinfeksi selama berbulan-bulan, Korea Utara juga melakukan lockdown secara ketat semenjak kasus Covid-19 muncul di belahan dunia sekitar dua tahun lalu.

Namun, pada hari Jumat (13/5/2022), Korea Utara secara mengejutkan melaporkan 21 kematian tambahan akibat Covid-19.

Kantor Berita Negara Korea Utara (KCNA) mengatakan hampir 281.000 orang telah menerima perawatan dan 27 di antaranya telah meninggal dunia.

KCNA pun juga mengatakan bahwa varian Omicron dari Virus Corona telah dikonfirmasi sebagai penyebab satu kematian.

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un pun terpaksa tampil di hadapan publik dengan menggunakan masker.

Ia mengonfirmasi bahwa pusat penularan kasus Covid-19 di negaranya berasal dari ibu kota negara tersebut, Pyongyang.

Baca juga: Penyebab Hepatitis Akut Diduga dari Adenovirus hingga Covid-19, Ahli dari Inggris Buka Suara

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved