Berita Nasional Terkini

Siap Bantu KPK Temukan Harun Masiku, Novel Baswedan: Saya Yakin Tidak Perlu Waktu Lama Bisa Nangkap

Mantan Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi, Novel Baswedan mengaku bisa bantu dan temukan Harun Masiku jika diberikan kewenangan oleh KPK

Penulis: Justina | Editor: Justina
YouTube Novel Baswedan
Baru-baru ini, Novel Baswedan mengaku siap bantu menangkap Harun Masiku jika diminta oleh Pimpinan KPK, Firli Bahuri. 

TRIBUNKALTIM.CO - Mantan Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi, Novel Baswedan mengaku bisa bantu dan temukan Harun Masiku jika diberikan kewenangan oleh KPK.

Hal tersebut disampaikan Novel Baswedan melalui akun YouTube pribadinya.

"Kalau disampaikan oleh KPK dalam hal ini Firli Bahuri bahwa dia perlu, sungguh-sungguh ya silahkan sungguh-sungguh, kita bantu," kata Novel Baswedan, Selasa (24/5/2022).

Hanya saja menurut Novel Baswedan, apabila KPK ingin dibantu, tentunya harus secara resmi agar prosesnya kemudian tidak salah.

Apalagi posisinya yang sekarang di Satgas Kepolisian.

Baca juga: Tim KPK Diintimidasi Saat Usut Kasus Harun Masiku, Novel Baswedan: Pimpinan KPK Diam Saja

Namun Novel Baswedan memastikan jika Pimpinan KPK dalam hal ini Firli Bahuri bersungguh-sungguh minta bantuan pada timnya, ia dengan yakin secapatnya menangkap Harun Masiku.

"Kalau benar-benar tidak mampu dan dia minta bantu pada kami, maka saya yakin tidak perlu waktu lama untuk bisa nangkap, dan saya bisa buktikan itu," beber Novel Baswedan.

"Kalau dia nggak mau, apa yang bisa kita lakukan kalau dia nggak mau. Yang punya kewenangan, dia," tambah Novel Baswedan.

Menyinggung soal pihak KPK yang meminta bantuan pada masyarakat untuk menangkap Harun Masiku, Novel Baswedan menilai kalau hal itu sebenarnya keliru.

Baca juga: Novel Baswedan Akui Tim KPK Sempat Dikerjai dan Disandera Saat Menangani Kasus Harun Masiku

Sebab, kewenangan penangkapan buronan KPK ada prosedur tersendiri.

Sehingga, ia kemudian menyatakan apabila ada upaya masyarakat langsung menangkap tangan Harun Masiku di lapangan, tentu hal ini salah.

Dan ini berbeda dengan kasus tangkap tangan pada seseorang ketika sedang melakukan tindakan kejahatan.

"Kalau orang yang tertangkap tangan, orang yang sedang berbuat jahat, kemudian ditangkap masyarakat, boleh. Tapi kemudian segera untuk diserahkan kepada penyidik atau aparat penegak hukum, untuk dilakukan proses penegakan hukum" ungkap Novel Baswedan.

Baca juga: Akhirnya Novel Baswedan Bersedia Buru Harun Masiku, Minta Firli Tak Tidur Nyenyak

Sebagai tambahan, belakangan nama Harun Masiku kembali menjadi perbincangan publik setelah pernyataan Pimpinan KPK yang kemudian dikomentari Novel Baswedan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved