Jelang Pemilu Serentak 2024, Gubernur Kaltim Inginkan Warga Tak Mudah Terprovokasi Isu Tidak Jelas

Pemprov Kaltim dalam memandang Pemilu serentak tahun 2024 memiliki imbauan ke masyarakat agar tak mudah terprovokasi isu tidak jelas yang malah berpot

HO/TRIBUNKALTIM.CO
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sufian Agus. Ia menyampaikan keinginan Gubernur Kaltim agar masyarakat juga memilah berbagai isu-isu jelang Pemilu 2024 dengan bijak. HO/TRIBUNKALTIM.CO 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pemprov Kaltim dalam memandang Pemilu serentak tahun 2024 memiliki imbauan ke masyarakat agar tak mudah terprovokasi isu tidak jelas yang malah berpotensi merusak persatuan.

Gubernur Kaltim Isran Noor melalui Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sufian Agus, ingin masyarakat juga memilah berbagai isu-isu jelang Pemilu 2024 dengan bijak.

"Imbauan Pak Gubernur, masyarakat Kaltim jangan mudah tersulut atau terprovokasi oleh isu-isu yang tidak jelas, bahkan menyesatkan yang dapat merusak persatuan dan bisa menggagalkan pemilu serentak 2022 mendatang," tutur Sufian Agus, Rabu (1/6/2022).

Menurutnya, partisipasi kalangan tokoh di Kaltim, ormas, kepemudaan juga diperlukan. 

Pemerintah akan bergandeng tangan saling mendukung untuk kesuksesan pemilu serentak pada 2024.

Baca juga: Bawaslu Paser Belum Terima Arahan Pembentukan Panwascam, Tahapan Pemilu 2024 Mulai Juni Ini

"Kami mengajak bersama-sama kita jaga Kaltim tetap aman dan kondusif," tukas Sufian Agus.

Apalagi Kaltim yang telah menjadi lokasi ibu kota negara (IKN), tentu tak terlepas disebabkan wilayah Kaltim yang dikenal aman dan kondusif.

Tidak salah pemerintah pusat menjatuhkan pilihannya ke Kaltim.

"Agenda pemindahan IKN juga perlu kita kawal, sehingga dapat berjalan lancar. Salah satunya, dengan tetap menjaga kondusivitas keamanan di Kaltim," ucapnya.

Beberapa pertemuan pihak Pemprov Kaltim dalam diskusi publik juga disampaikan Sufian Agus sebagai bentuk peningkatan koordinasi dan komunikasi antara pemerintah dengan pengurus ormas, tokoh masyarakat, tokoh agama di Kaltim.

Baca juga: Jumlah Calon Pemilih Pemilu 2024 Capai 190 Juta, Ini Kata Ketua KPU

"Dalam rangka antisipasi dini dan penanganan pada Pemilu serentak 2024 mendatang. Selain itu, membangun sinergi sehingga kondusivitas wilayah dapat dijaga,” tuturnya.

(Mohammad Fairoussaniy/ADV/Kominfo Kaltim)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved