Jumat, 5 Juni 2026

Berita Samarinda Terkini

Orangtua Angkat Murid SD di Samarinda yang Diduga Diusir Gurunya Akui Bahagia Didatangi Walikota

Orangtua murid yang sebelumnya diduga diusir gurunya, mengaku sangat bahagia dan bersyukur dengan kehadiran Walikota Samarinda Andi Harun.

Tayang:
Penulis: Muhammad Riduan |
TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDUAN
Walikota Samarinda, Andi Harun mengunjungi langsung rumah murid SDN 002 Samarinda Seberang yang sebelumnya dianggap diusir gurunya, Senin (6/6/2022). TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDUAN 

Diketahui bahwa murid tersebut orangtua perempuannya telah meninggal dunia dan ayahnya sedang mendekam di penjara karena tindak pidana yang dilakukannya.

Dia pun tinggal bersama dengan tantenya Siti Munawarah, yang memiliki tiga orang anak dan mengasuh juga dua orang keponakannya, sehingga total yang dirawatnya ada 6 orang.

Baca juga: Walikota Samarinda Andi Harun Ingatkan Program PKK Adalah Pemberdayaan

Andi Harun atas nama Pemkot Samarinda menjamin tiga anak yang dirawat Munawarah itu, dan juga akan membantu menguliahkan anak Munawarah yang baru saja selesai SMA.

"Anak paling tua sudah tamat SMA, dia tak bisa lanjutkan kuliahnya. Insya Allah akan kami uruskan kuliahnya, kami usahakan hingga dia sampai sarjana," sambungnya.

Tidaknya hanya itu, Andi Harun menyebutkan juga akan memasukan kediaman Munawarah dan suami beserta anak-anaknya dalam program bedah rumah.

"Rumah ini dihuni banyak orang. Saya pinta untuk segera memasukkan dalam program berah rumah. Mudah-mudahan ini bermanfaat bagi ibu Munawarah," tuturnya.

"Tidak mudah jadi seorang ibu Munawarah, harus menanggung tiga anak dan ponakan dari dua keluarga yang berbeda, belum lagi masalah hidup dihadapi bersama suami," imbuhnya.

Berdasarkan pantauan TribunKaltim.co orang nomor satu di Kota Samarinda itu, juga memberikan uang tunai senilai Rp 10 juta kepada Munawarah sekeluarga. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved