Ibu Kota Negara

BEM Uniba Berharap Proyek Pembangunan IKN Nusantara Bisa Atasi Pengangguran di Kalimantan Timur

Pemindahan dan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara diharapkan tidak menjadi proyek sia-sia.

Editor: Sumarsono
HO
Jodi Viki, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Balikpapan 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Pemindahan dan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur diharapkan tidak menjadi proyek sia-sia.

Hal itu dikemukakan Jodi Viki, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Balikpapan kepada Tribun, Sabtu (11/6/2022).

“Tentu, hal ini bisa berjalan dengan memperhatikan beberapa sektor, seperti ekonomi, sosial hingga budaya,” ujarnya.

Proyek Pembangunan IKN Nusantara kata Jodi, jangan sampai seperti proyek Wisma Atlet Hambalang yang berujung bermasalah dan akhirnya mangkrak hingga saat ini.

Tentu, semua keputusan politik untuk memindakan IKN ke Kalimantan Timur harus dipertanggungjawabkan.

Baca juga: Wujudkan IKN Smart Forest City, Niel Makinuddin Beri Masukan kepada Badan Otorita Ibu Kota Negara

“Pada dasarnya, pemindahan IKN sudah ditetapkan. Diharapkan agar pemindahan IKN ini tidak membawa masalah baru untuk masyarakat Kaltim,” katanya.

Kehadiran IKN Nusantara akan menjadikan masyarakat Kaltim lebih sejahtera dan sumber daya manusia (SDM) yang dihasilkan harus dengan kulitas yang baik.

Lebih lanjut Jodi menilai, penunjukan Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara menjadi lokasi IKN Nusantara sudah melalui beberapa pertimbangan.

Dari segi geografis, Kalimantan Timur berada di tengah wilayah Indonesia.

Pun mempunyai lahan yang cukup luas untuk menopang pembangunan infrastruktur dan segala kebutuhan ibu kota baru. Dari semua faktor itu, sehingga IKN berpindah.

Baca juga: Daftar Infrastruktur Dasar Dibangun Pemerintah di IKN Nusantara, Istana Hingga Tol

Jodi kembali menegaskan, kehadiran IKN Nusantara memberikan manfaat bagi masyarakat Kaltim.

Ia hanya ingin menagih janji kepada pemangku kebijakan. Terutama mereka yang sudah melaksanakan diskusi di beberapa seminar tentang pemindahan IKN.

Manfaat pemindahan IKN dapat membuat pembangunan infrastruktur merata, perekonomian meningkat, dan lapangan pekerjaan akan terbuka dengan luas di Kaltim.

Kondisi kawasan titik nol IKN Nusantara di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Pemindahan Ibu Kota Negara dari Jakarta ke Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur tidak hanya pindah tempat semata. TRIBUNKALTIM.CO/BUDI SUSILO
Kondisi kawasan titik nol IKN Nusantara di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Pemindahan Ibu Kota Negara dari Jakarta ke Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur tidak hanya pindah tempat semata. TRIBUNKALTIM.CO/BUDI SUSILO (TRIBUNKALTIM.CO/BUDI SUSILO)

“Kalau memang ini yang menjadi wujud dari pemindahan IKN, kami minta untuk dikawal dengan tuntas, melalui instansi terkait, seperti Tim Transisi, Badan Otorita IKN dan juga Pemprov Kaltim maupun daerah penyangga,” ungkapnya.

Mengingat pemindahan KN ke Kaltim membuat persaingan mencari kerja akan meningkat.

Sebagai generasi muda yang kelak akan merasakan dampaknya, persiapan harus dimulai dari diri sendiri untuk bersaing dengan SDM dari luar Kaltim.

Baca juga: Warga di IKN Nusantara Tidak akan Dirugikan, Presiden Jokowi: Jaminan, Itu

“Saya rasa tidak perlu Pemprov atau Pemerintah Kota/Kabupaten menggelar pelatihan bagi lulusan perguruan tinggi.

Lebih penting ketika penerapan konsep untuk meningkatkan SDM diterapkan ke seluruh perguruan tinggi yang ada di Kaltim,” tambahnya. 

Salah satunya konsep atau pembelajaran yang bertaraf internasional. Soal wacana pembangunan IKN akan menyerap tenaga kerja hampir 200 ribu, sehingga sudah seharusnya dimaksimalkan dan direalisasikan untuk mengurangi angka pengangguran. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved