Berita Kutim Terkini
Kepala Diskominfo Perstik Ery Mulyadi Sebut Pemkab Kutim Dorong Maksimalkan Pemanfaatan Website
Pemanfaatan website sebagai salah satu media informasi dan pelayanan bagi masyarakat atau publik sangat penting untuk dimaksimalkan
Penulis: Syifaul Mirfaqo | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA- Pemanfaatan website sebagai salah satu media informasi dan pelayanan bagi masyarakat atau publik sangat penting untuk dimaksimalkan.
Untuk memaksimalkan pelayanan berbasis digital, tentu harus ada pegawai atau Sumber Daya Manusia (SDM) berkompetensi di baliknya yang secara mahir melakukan pengelolaan.
Atas dasar ini, Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfo Perstik) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menggelar Pelatihan Website bagi pegawai di Lingkungan Pemkab Kutim.
Kepala Diskominfo Perstik Kutim, Ery Mulyadi menyebut, pelatihan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pengembangan kapasitas SDM, khususnya Aparatur Pemerintah Kabupaten Kutim, yang khusus menangani website.
“Website sekarang ini merupakan salah satu kebutuhan karena zaman sudah berubah. Jika dulu informasi hanya melalui media konvensional, seiring perkembangan zaman, informasi sudah bisa kita terima dalam waktu yang lebih singkat," ujarnya, Selasa (14/6/2022).
Baca juga: Rindu setelah 2 Tahun Sepi Kegiatan, Ribuan Pengunjung Padati Bazar Sangatta Fair di Kutim
Baca juga: Cuaca Penghujan Pengaruhi Harga di Pasar Induk Sangatta Utara Kutim, Cabai Rawit Naik Rp 10 Ribu
Baca juga: PMI-KOICA Buka Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Pasar dan Kampus, Sasar 300 Warga Sangatta Kutim
Perubahan zaman yang membuat informasi semakin dinamis dan menyebarluas dalam waktu yang singkat dapat dimanfaatkan dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat.
Lebih lanjut, Ery menambahkan, Website bisa dijadikan sebagai salah satu media atau sarana untuk menginformasikan program atau kegiatan yang ada di masing-masing OPD kepada publik.
Dengan memanfaatkan website, OPD juga bisa membuat media untuk memberikan inforamsi atau menangkal beberapa informasi yang keliru.
“Sebab dengan maraknya penyeberan informasi saat ini, masyarakat bisa saja informasi yang keliru terkait pemerintah daerah hanya dengan menggunakan media sosial," ujarnya.
Isu-isu yang muncul dimasyarakat itu, bisa diluruskan atau diklarifikasi oleh OPD terkait, kemudian menggantinya dengan informasi yang terbukti kebenarannya.
Lebih jauh Ery mengatkan, berdasarkan hasil evaluasi Diskominfo Perstik terhadap seluruh OPD Pemkab Kutim, ternyata belum semuanya memiliki website resmi.
Sebagian memang didapati memiliki website resmi, namun data-data yang disajikan sudah usang (tidak update) dan belum diperbaharui.
Padahal, jika bisa dimaksimalkan, OPD terkait bisa memberikan informasi dan pelayanan yang mudah dijangkau oleh masyarakat atau khalayak publik.
Baca juga: Pemkab Kukar Lakukan Kunjungan Kerja ke Kutim, Bahas Sinergisitas Pembangunan Daerah
Dirinya mendorong agar setiap OPD di lingkungan Pemkab Kutim yang mengikuti pelatihan dapat memaksimalkan pengelolaan website masing-masing.
“Kami berharap, peserta pelatihan dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya sehingga bisa mengola informasi yang baik dan menyampaikan informasi terbaharukan di masyarakat,” ujarnya. (*)
Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.