Berita Nasional Terkini

Tak Mampu Bayar 4800 Ringgit, Jenazah TKW Asal Sukabumi Masih di RS Johor Baru Malaysia

Keluarga Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Sukabumi bernama Dedeh Kurniasih tak bisa berbuat apa-apa, saat akan memulangkan jenazah yang meninggal

Editor: Samir Paturusi
Tribunnews
ILUSTRASI- Keluarga Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Sukabumi bernama Dedeh Kurniasih tak bisa berbuat apa-apa, saat akan memulangkan jenazah yang meninggal karena sakit di Johor Baru Malaysia. 

TRIBUNKALTIM.CO - Keluarga Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Sukabumi bernama Dedeh Kurniasih tak bisa berbuat apa-apa, saat akan memulangkan jenazah yang meninggal karena sakit di Johor Baru Malaysia.

Karena pihak keluuarga diminta untuk membayar 4800 ringgit Malaysia.

Akibatnya, hingga saat ini jenazah Dedeh Kurniasih  masih di rumah sakit Johor Baru Malaysia Malaysia

Dedeh, PMI asal Sukabumi yang bekerja di Malaysia meninggal dunia dalam perjalanan ke bandara ketika akan dipulangkan ke Indonesia oleh temannya, Jumat (10/6/2022) pagi karena sakit.

Meninggalnya Dedeh dikarenakan kondisi kesehatannya yang semakin menurun.

Baca juga: Diduga Pakai Dokumen Palsu, Seorang TKW Asal Cianjur Meninggal Usai Ditelantarkan di Arab Saudi

Baca juga: Diduga Jadi Penyebab Kebakaran yang Tewaskan Majikan, TKW Asal Seran Terancam Hukuman Mati di Dubai

Baca juga: Kesal Dituduh Selingkuh, Mantan TKW di Taiwan Bongkar Rumahnya

Saat akan dipulangkan, kondisi tubuhnya sudah memprihatinkan.

Jenasahnya saat ini masih berada di rumah sakit Johor Baru Malaysia.

Kemudian persoalan muncul ketika pihak keluarga meminta jenazahnya dipulangkan, lantaran ada salah seorang temannya menginformasikan kepada pihak keluarga harus menyiapkan uang untuk pegurusan jenasah.

Hal tersebut dikarenakan pemberangkatan Dedeh enam tahun lalu dari Indonesia diduga melalui jalur ilegal.

Pihak keluarga Dedeh pun berupaya meminta bantuan ke DPC Astakira Pembaharuan Kabupaten Cianjur agar bisa memulangkan jenasahnya untuk dimakamkan di Kampung Ciseupan, Desa Limusnunggal , Kecamatan Cibeureum Kota Sukabumi.

Merespons persoalan tersebut, Ketua DPC Astakira Pembaharuan Cianjur Ali Hildan mengungkapkan pihaknya meminta kepada pemerintah agar bisa memproses kasus yang menimpa PMI asal kota Sukabumi tersebut.

"Jadi pemerintah harus hadir dan negara hadir untuk pemulangan jenazah Dedeh ke Indonesia," kata Ali, Senin (20/6/2022).

Berkaitan dengan pemberangkatan Dedeh ke Malaysia, tegas Ali, pemerintah seharusnya tidak lagi melihat pemberangkatan legal atau ilegal, karena ini kewajiban negara untuk memberikan perlindungan.

Terlebih keluarga Dedeh tergolong keluarga tidak mampu.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved