Berita Nasional Terkini
Efektif Setop Perang? Pengamat Beber Pentingnya Kunjungan Jokowi ke Rusia dan Ukraina tahun 2022 Ini
Benarkah kunjungan Jokowi ke Rusia dan Ukraina di tahun 2022 ini redakan Perang? simak apa kata pengamat
TRIBUNKALTIM.CO - Benarkah kunjungan Jokowi ke Rusia dan Ukraina di tahun 2022 ini redakan Perang? simak apa kata pengamat
Kunjungan Jokowi ke Rusia dan Ukraina di tahun 2022 ini mendapat sorotan dari berbagai pihak.
Bukan hanya dari tanah air, kunjungan Jokowi ini juga diberitakan sejumlah media asing.
Untuk diketahui, Presiden Joko Widodo memulai rangkaian kunjungan kerjanya ke beberapa negara.
Baca juga: Tujuan Kunjungan Sebenarnya Disorot, Cara Media Asing Beritakan Kedatangan Jokowi ke Rusia & Ukraina
Salah satu agenda Jokowi dalam kunjungan kerja tersebut adalah membawa misi perdamaian di tengah perang antara Rusia dan Ukraina. Jokowi dan Ibu Negara Iriana Jokowi diketahui bertolak ke Jerman pada Minggu (26/6/2022).
Sebelum lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Presiden menyampaikan bahwa dalam kunjungannya ini dirinya juga akan mengunjungi Rusia dan Ukraina.
Adapun kunjungan Jokowi ke Jerman dalam kapasitasnya memenuhi undangan sebagai G7 Partner Countries, bersama dengan India, Senegal, Argentina dan Afrika Selatan.
Selain itu, kunjungan ini sekaligus dalam kapasitasnya sebagai pemegang Presidensi G20 tahun ini. Jokowi akan menghadiri KTT G7 pada 27-28 Juni 2022.
Jokowi pun berencana mendorong negara-negara G7 untuk mengampanyekan perdamaian di Ukraina.
"Di sini kita akan mendorong, mengajak negara-negara G7 untuk bersama-sama mengupayakan perdamaian di Ukraina," kata Presiden dalam konferensi pers.
Setelah itu, Jokowi berencana bertolak ke Ukraina dengan membawa misi untuk menghentikan peperangan dalam rencana pertemuannya dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy.
“Saya akan mengunjungi Ukraina dan akan bertemu dengan Presiden Zelenskyy. Misinya adalah mengajak Presiden Ukraina, Presiden Zelenskyy untuk membuka peluang dialog dalam rangka perdamaian,” ucapnya.
Baca juga: Presiden Joko Widodo Tiba di Jerman, Kunjungan Luar Negeri Jokowi Bawa Misi Perdamaian Ukraina-Rusia
Ia menegaskan, sudah semestinya peperangan dihentikan.
Oleh karena itu, dialog damai harus dibangun.
Dengan terbangunnya dialog damai diharapkan rantai pasok pangan yang sempat terhambat akibat peperangan ini dapat dihidupkan kembali.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/Prajurit-Ukraina-menembak.jpg)