Minggu, 19 April 2026

Berita Kaltim Terkini

Pentingnya Memahami Penanganan Bencana Kebakaran ala IAD Kejati Kaltim

Gelar pertemuan rutin bulanan, Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Kalimantan Timur undang Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan

Penulis: Rita Lavenia | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA
Kegiatan simulasi penanganan awal saat terjadi musibah kebakaran bagi IAD Wilayah Kaltim oleh Disdamkar Samarinda, Kalimantan Timur pada Kamis (30/6/2022). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Gelar pertemuan rutin bulanan, Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Kalimantan Timur undang Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda untuk memberikan simulasi cara penanganan awal saat terjadinya kebakaran, Kamis (30/6/2022) siang.

Kepala Disdamkar Samarinda Hendra AH menjelaskan materi yang diberikan adalah bagaimana cara memadamkan api yang muncul dari akibat kebocoran gas, kompor ataupun peralatan memasak.

"Kita ajarkan cara memadamkan api dengan menggunakan APAR maupun manual," terang Hendra AH.

Ia juga menekankan bahwa tidak hanya instansi, setiap perkumpulan masyarakat bisa bersurat kepada Disdamkar untuk mengadakan simulasi dan edukasi cara penanganan awal saat terjadi musibah kebakaran ini.

Baca juga: Kebakaran di Samarinda, 32 Rumah Hangus, Kadis Damkar Beber Penyebabnya

Baca juga: Kebakaran di Balikpapan Nihil Korban Jiwa, tapi Seorang Anak Dibawa ke RS karena Alami Sesak Napas

Baca juga: Peduli Bencana Kebakaran di Samarinda, BMH Bantu Pemulangan Jenazah Korban

"Silahkan bersurat, kami akan tanggapi dan itu gratis," ucapnya menegaskan.

Sementara itu Ketua IAD wilayah Kalimantan Timur Aty Deden bersama jajarannya mengaku sangat senang dengan simulasi yang berlangsung di hari ini.

Di mana penyampaian dan praktik yang diberikan oleh Disdamkar sangat mudah dipahami oleh setiap anggota yang ada.

"Kami jadi tahu bahwa menangani api yang berpotensi menyebabkan kebakaran besar itu tidaklah rumit. Karena kuncinya adalah paham (cara mengatasi api) dan tidak panik," ucapnya antusias.

Pihaknya juga menjadi paham betapa pentingnya tabung APAR di setiap bangunan terutama tempat tinggal.

"Jadi menurut kami sangat baik untuk setiap masyarakat mengikuti pelatihan dan simulasi seperti ini. Apalagi para kaum ibu-ibu," sarannya.

Ia juga menambahkan bahwa pada 21 Juli mendatang akan ada perayaan HUT IAD.

Pihaknya berencana akan kembali mengundang Disdamkar dan masyarakat sipil setempat agar bisa bersama-sama mengikuti simulasi penanganan bencana kebakaran.

"Karena saya rasa masyarakat sangat perlu diutamakan dalam sosialisasi bermanfaat seperti ini," pungkasnya.Gelar pertemuan rutin bulanan, Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Kalimantan Timur undang Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved