Otomotif

Mengurangi Tekanan Angin Ban Motor Bisa Membuat Riding Jadi Lebih Aman, Benarkah?

Banyak pandangan yang mengatakan, saat kondisi hujan tekanan angin ban motor harus dikurangi, bernarkah demikian?

Editor: Diah Anggraeni
HO/Yamaha
Banyak orang berpandangan bahwa tekanan angin ban motor harus dikurangi saat kondisi hujan. Hal itu agar motor mendapat grip atau cengekraman ban ke permukaan jalan lebih maksimal. Benarkah demikian? 

TRIBUNKALTIM.CO - Salah satu komponen penting pada motor adalah ban.

Ban motor berperan untuk menunjang kenyamanan dan keamanan saat berkendara.

Maka dari itu, penting memastikan ban motor dalam kondisi tetap prima.

Pengendara harus selalu mengecek tekanan angin ban sebelum berkendara.

Baca juga: Pakai Ban Motor Soft Compound buat Harian? Ternyata Segini Loh Usia Pemakainnya

Namun, banyak pandangan yang mengatakan, saat kondisi hujan tekanan angin ban motor harus dikurangi.

Alasannya supaya motor mendapat grip atau cengekraman ban ke permukaan jalan lebih maksimal.

Lantas, benarkah mengurangi tekanan angin ban motor bisa membuat riding jadi lebih aman?

Tech. Service Dept. Head PT Suryaraya Rubberindo Industries (SRI) selaku produsen ban FDR, Jimmy Handoyo, menampik anggapan tersebut.

"Sebenarnyaa itu mitos, jadi harusnya tekanan angin disesuaikan dengan standar ban," ujar Jimmy di sela peluncuran ban FDR Velogrip di Jakarta belum lama ini.

"Tekanan angin bisa dilihat di dinding ban, kalau ban reguler biasanya di depan 29 dan di belakang 33 psi, plus minus dua," sambungnya.

Baca juga: Jangan Disepelekan, Inilah Risiko yang Mengintai jika Tutup Pentil Ban Motor sampai Hilang

Halaman
12
Sumber: Grid.ID
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved