Berita Samarinda Terkini
Bappedalitbang Samarinda Kembangkan Pro-Bebaya dengan Dilengkapi Pengawasan dan Evaluasi
Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (Pro-Bebaya) jadi salah salah satu program unggulan Pemerintah Kota Samarinda.
Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Aris
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (Pro-Bebaya) jadi salah salah satu program unggulan Pemerintah Kota Samarinda.
Dalam pelaksanaannya, Badan Perencanaan Pembangunan daerah dan Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Samarinda menyediakan aplikasi berbasis online untuk menunjang hal tersebut.
Baca juga: Jelang Idul Adha Harga Cabai di Samarinda Melonjak Hingga Rp 90.000 Per Kilogram
Kepala Bappedalitbang Samarinda, Ananta Fathurozi menyampaikan, bahwa aplikasi ini terus dikembangkan, dan akan mempermudah mulai dari perencanaan kegiatan hingga pada proses pelaksanaannya.
Pengembangan juga berlanjut seperti pada tahap usulan kegiatan, aplikasi ini bisa secara otomatis menolak usulan jika tak sesuai dengan regulasi berupa Peraturan Wali Kota (Perwali) Samarinda.
Salah satunya disebutkan mengenai batasan anggaran.
Baca juga: Polda Kaltim Bekuk Pria di Samarinda Atas Dugaan Kepemilikan Barang Haram
"Dalam perwali itu ada batasannya 60 persen infrastruktur, 40 persen pemberdayaan masyarakat, jadi kalau melampaui batas aplikasi mampu menolak dengan sendirinya," tegasnya, Kamis (7/7/2022).
Melalui aplikasi ini pula, Ananta mengatakan bahwa akan terlihat jelas apa yang akan diusulkan.
Mulai dari perencanaan kegiatan, pembelian bahan dalam mendukung kegiatan hingga sampai pada pelaksanaan kegiatan dan titik lokasi tepatnya akan dilaksanakan.
"Sampai beli bahan dimana kita bisa lihat, kalau misalnya dia beli di luar dari kawasan terdekat itu akan kami evaluasi," sebut Ananta.
Baca juga: Sembunyikan Sabu Dalam Bungkus Saset Kopi, Warga Balikpapan Dibekuk Polisi di Samarinda
Fitur dalam aplikasi ini, diakui pengendalian evaluasi agar pihaknya mudah dalam pengawasan dan evaluasi kegiatan yang berjalan menggunakan Pro-Bebaya.
Oleh karena itu, pengawasan program tersebut masuk dalam aplikasi Sistem Informasi Monitoring dan Evaluasi (Si Monev) agar pelaksana pada tingkat RT juga mampu memahami dengan jelas.
"Jadi maksudnya, ini sebetulnya pengembangan aplikasi kebetulan Pro-Bebaya yang lebih dahulu dikembangkan," pungkasnya. (*)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/Kepala-Bappedalitbang-Samarinda-Ananta-Fathurozi.jpg)