Berita Berau Terkini

Pembelian Solar Subsidi Dibatasi, Tinggal Tunggu Surat Edaran Bupati Berau

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) akan membatasi jumlah pembelian solar subsidi per kendaraan untuk mengendalikan volume bahan baka

TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI
Kabag Ekonomi Setkab Berau, Kamaruddin mengemukakan pihaknya telah menerima Surat Keputusan Kepala BPH Migas Nomor 4/P3JBT/BPH MIGAS/KOM/2029 perihal Pengendalian Penyaluran Jenis BBM Tertentu. TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi atau BPH Migas akan membatasi jumlah pembelian solar subsidi per kendaraan untuk mengendalikan volume bahan bakar minyak (BBM) tersebut agar lebih tepat sasaran.

Edaran terkait hal tersebut sudah sampai ke daerah, termasuk di Kabupaten Berau.

Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi Setkab Berau, Kamaruddin mengatakan, pihaknya telah menerima Surat Keputusan (SK) Kepala BPH Migas Nomor 4/P3JBT/BPH MIGAS/KOM/2029 perihal Pengendalian Penyaluran Jenis BBM Tertentu (JBT).

Secepatnya akan dibuat turunan untuk berupa Surat Edaran (SE) Bupati Berau untuk masyarakat, pemilik kendaraan, hingga seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum atau SPBU.

“Itu adalah kerja sama pemda dengan pihak perbankan dan pertamina,” ungkapnya kepada TribunKaltim.co, Jumat (8/7/2022).

Baca juga: Tidak Lanjuti Masalah Mafia BBM, Polres Berau Awasi Langsung SPBU

Hal itu dilakukan dalam rangka memenuhi kebutuhan energi yang terjangkau bagi masyarakat.

Adapun kendaraan yang dibatasi meliputi, kendaraan pribadi roda empat 60 liter per hari, angkutan umum orang, atau barang roda empat 80 liter per hari, dan angkutan umum orang atau barang roda enam atau lebih 200 liter per hari.

“Langkah-langkah itu untuk mengawasi penyaluran JBT solar subsidi. Seiring dengan banyaknya penyimpangan penggunaan BBM jenis ini di sejumlah wilayah, termasuk Berau,” tuturnya.

Sementara, sistemnya dengan menggunakan kartu kendali. Pemilik kendaraan harus menunjukkan kartu tersebut setiap membeli BBM.

Sudah tercetak sebanyak 3.000 kartu oleh pihak perbankan dan siap dibagikan, maksimal mengisi satu kali per hari.

Sehingga tidak akan terjadi antrean yang mengular di SPBU. Saat ini masih proses pendataan kendaraan mana saja yang menggunakan BBM solar.

Baca juga: Penerapan Fuel Card di Bontang, Tren Konsumsi Solar Subsidi Mulai Menurun

“Mobil yang khusus pakai solar akan didata plat nomor kendaraannya. Sekarang masih proses kerja sama dengan stakeholder terkait. Paling lama dua bulan ini sudah selesai dan bisa langsung direalisasikan,” ucapnya.

Sebelum pengisian BBM petugas akan mendata nomor polisi kendaraan, dan jumlah volume pengisian BBM.

Beberapa daerah yang sudah memulai yakni, Samarinda dan Balikpapan.

“Bertahap seluruh SPBU akan menerapkan hal itu. Karena tidak menutup kemungkinan kendaraan dari luar daerah mengisi BBM di Berau,” ucapnya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved