Breaking News
Sabtu, 11 April 2026

Video Viral

Libatkan 200 Ribu Pekerja Konstruksi, 4 Gedung Ini Jadi Prioritas di IKN Nusantara

Libatkan 200 ribu pekerja konstruksi, 4 gedung ini jadi prioritas di IKN Nusantara

Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Djohan Nur

TRIBUNKALTIM.CO - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, ada sejumlah kantor instansi pemerintahan yang akan menjadi prioritas pembangunan di Ibu Kota Nusantara atau IKN Nusantara.

Dilansir dari Kompas.com, selain Istana Presiden dan Wapres, empat kementerian koordinator juga akan diutamakan pembangunannya dalam waktu dekat ini.

Keempatnya, yaitu Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam), Kemenko Pembangunan Manusia (Kemenko PMK), Kemenko Perekonomian serta Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenkomarves).

"Ya (prioritas) Istana Presiden, Istana Wakil Presiden, DPR, MK mulai kita land reform-kan.

Ini kan sudah sayembara, sudah ada hasilnya," ujar Basuki di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (11/7/2022).

Menurut Basuki, pembangunan IKN akan melibatkan sekitar 200.000 pekerja konstruksi.

Pemerintah pun menyediakan rumah hunian sementara bagi para pekerja tersebut.

Tujuannya agar pekerja bisa lebih tertib dan disiplin melaksanakan pekerjaan di lapangan sesuai jadwal.

"Jadi nanti ada kedisiplinan, jam 07.00 berangkat, jam 12.00 jemput makan, jam 13.00 berangkat.

Walaupun itu bukan baru tapi cara baru di dunia konstruksi," ungkapnya. Basuki juga mengungkapkan, secara khusus Presiden Jokowi akan mengunjungi IKN tiga bulan sekali.

Tujuannya agar memberikan semangat kepada semua pihak yang sedang terlibat dalam proses pembangunan IKN.

Selain itu, kunjungan tersebut juga bertujuan memberikan highlight agar masyarakat yakin bahwa pemerintah akan memindahkan ibu kota dari Jakarta ke Kalimantan Timur.

Sebelumnya, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Bambang Susantono mengatakan, IKN memiliki luas pengembangan empat kali lebih besar daripada DKI Jakarta.

Hingga 2024 mendatang pemerintah akan fokus membangun kawasan inti pusat pemerintahan (KIPP) seluas 900 hektare.

"Luas kawasan IKN sekitar 56.000 hektare dengan luas total pengembangan 256.000 hektare atau empat kali lebih besar dari Jakarta," ujar Bambang saat memberikan paparan dalam acara 10 Years Global Movement Indonesian Diaspora yang disiarkan YouTube IKN Nusantara, Rabu (6/7/2022).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved