Idul Adha

Total Hewan Kurban yang Dipotong di Kubar Capai 630 Ekor, Pengawasan Terus Diperketat 

Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Dinas Pertanian (Distan) telah selesai melakukan kegiatan pengawasan kesehatan hewan kurban dalam rangka Hari

Penulis: Zainul |
TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL MARSYAFI
Hari Raya Kurban tahun ini dihantui oleh kasus Penyakit Mulut dan  Kuku (PMK) yang menular pada hewan kurban khususnya sapi, sehingga pemerintah Kabupaten Kutai Barat terus memperketat pengawasan kesehatan hewan ternak yang datang dari luar daerah ke Kubar meski lebaran Idul Adha telah usai, hal ini dilakukan guna mencegah kasus PMK tersebut. TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL MARSYAFI 

TRIBUNKALTIM.CO,  SENDAWAR - Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Dinas Pertanian (Distan) telah selesai melakukan kegiatan pengawasan kesehatan hewan kurban dalam rangka Hari Raya Idul Adha tahun 2022.

Di mana kegiatan pengawasan ini sudah dilakukan dari jauh-jauh hari mengingat maraknya penyebaran kasus Penyakit Mulut dan Kuku atau PMK pada hewan ternak khususnya sapi.

"Kegiatan pengawasan hewan khususnya sapi ini memang kita intensifkan sejak beberapa waktu lalu. Terutamanya menjelang pelaksanaan pemotongan hewan kurban saat hari raya Idul Adha kemarin," kata Kepala Bidang Peternakan Distan Kubar, Sapriansyah saat dikonfirmasi pada Rabu (13/7/2022).

Dia mengatakan, dari kegiatan pengawasan hewan untuk hari raya kurban ini seluruh hewan yang disembelih dalam kondisi sehat. Sampai saat ini tidak ada PMK yang ditemukan menyerang hewan-hewan yang ada di wilayah Kubar.

"Dari rekapan kegiatan pengawasan hewan kurban ini, total keseluruhan hewan yang dipotong pada hari raya Idul Adha ini mencapai 630 ekor. Terdiri dari sapi sebanyak 500 ekor dan kambing sebanyak 130 ekor. Kita juga bersyukur tidak ada hewan yang terjangkit PMK," tuturnya.

Baca juga: Perayaan Idul Adha di Kutai Barat, Pemkab Kubar Sumbang 40 Ekor Sapi Kurban 

Pengawasan pelaksanaan pemotongan hewan pada hari raya Idul Adha tahun ini dianggap telah selesai. Namun pihaknya tetap akan rutin dalam melakukan pengawasan dan pemeriksaan hewan ternak.

"Agar jangan sampai ditemukan kasus PMK untuk di Kubar maupun Kaltim. Untuk pengawasan dan pemeriksaan hewan ternak yang baru datang tetap selalu kita perketat. Meski saat dikirim dan tiba di Kaltim sudah menjalani pemeriksaan dan karantina. Namun sesampainya di Kubar akan kembali kita periksa lagi dan kita karantins," ucapnya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved