Berita Berau Terkini

Peningkatkan Jalan Sungai Buntu di Kecamatan Sambaliung, DPUPR Berau Prioritaskan Angkut Material

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Berau akan memproritaskan pengangkutan material guna peningkatan jalan kabupaten di Kecamatan Sambaliung.

Penulis: Renata Andini Pengesti | Editor: Aris
Tribun Kaltim/Renata
Wilayah Jalan Sungai Buntu Sambaliung dalam pernaikan 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau akan memproritaskan pengangkutan material guna peningkatan jalan kabupaten di Kecamatan Sambaliung.

Beberapa pekerjaan dijadwalkan selesai ketika Jembatan Sambaliung masih ditutup total guna perbaikan.

Kepala Bidang Preservasi Jalan dan Jembatan DPUPR Berau, Junaidi menyebut, seperti peningkatan Jalan Sungai Buntu, Kelurahan Sambaliung dianggarakan sebesar Rp 4,2 miliar, diprediksi selesai awal November 2022. Sementara, pekerjaan dimulai pada awal Juli lalu.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Berau Hari Ini, 18 Juli 2022, Berpotensi Hujan Merata

Peningkatan jalan tersebut merupakan usulan masyarakat pada musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) Sambaliung.

"Jalan di Sungai Buntu sangat becek dan licin dilewati kalau hujan turun. Sehingga, membahayakan pengguna jalan yang lewat," katanya kepada Tribunkaltim.co, Senin (18/7/2022).

Hal itu sejalan dengan rencana kerja DPUPR Berau tahun inu untuk melanjutkan peningkatan pada ruas jalan tersebut.

Baca juga: Puluhan Kendaraan di Kutai Kartanegara Mulai Terintegrasi Fuel Card 2.0, Hari Ini Diluncurkan

Sepanjang 752 meter dengan lebar 5 meter sedang proses dihitamkan. Sementara, anggaran yang dibutuhkan sebesar Rp 4,2 m dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Berau 2022.

"Saat ini sedang proses jalan tersebut ditangani," ucapnya.

Peningkatan jalan tersebut membutuhkan waktu selama enam bulan. Pihaknya terus mendorong agar kontraktor bisa mempercepat pekerjaan agar kurang dari enam bulan. Mengingat penutupan Jembatan Sambaliung akan dilakukan sebentar lagi.

"Kami sudah meminta supaya diselesaikan lebih cepat," tegasnya.

Baca juga: Awasi Penyaluran Solar Subsidi Tepat Sasaran, Pertamina Launching Fuel Card 2.0 di Kutai Kartanegara

Penutupan Jembatan Sambaliung diakuinya pasti memengaruhi pekerjaan peningkatan jalan tersebut, apabila belum selesai dikerjakan.

Karenanya, pihaknya mengantisipasi dengan menyiapkan semua material yang dibutuhkan untuk diangkut terlebih dahulu. Pihaknya pun optimistis pekerjaan bisa selesai lebih cepat.

"Semua peralatan juga sudah lengkap ada di lokasi semua. Sehingga saat Jembatan Sambaliung ditutup item utama sudah selesai," tuturnya.

Baca juga: Putin Gelap Mata Tak Ingin Lihat Cahaya Zelenskyy, Rusia Ambil Langkah Seribu, Sapu Bersih Serangan

Junaidi menambah, selain Jalan Sungai Buntu pihaknya juga merencanakan beberapa pekerjaan lain di Kecamatan Sambaliung. Yakni, peningkatan di Jalan Garuda, Bukit Ilanun, Trans Bangun, Kampung Bebanir Bangun dan Gurimbang.

"Semua pekerjaan di sana materialnya akan diprioritaskan untuk diangkut semua," bebernya. (*)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

 

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved