Minggu, 19 April 2026

Berita DPRD PPU

Anggota DPRD PPU Dorong Masyarakat Manfaatkan Potensi Ekonomi dari Pemindahan IKN

Anggota DPRD PPU Jhon Kenedi menilai, pemindahan Ibu Kota Negara ke Kecamatan Sepaku, dapat memberikan dampak positif terhadap masyarakat.

Penulis: Nita Rahayu | Editor: Aris
TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU
Anggota DPRD PPU sekaligus Ketua DPC Demokrat PPU, Jhon Kenedi. (TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU) 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Anggota DPRD PPU Jhon Kenedi menilai, pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kecamatan Sepaku Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), dapat memberikan dampak positif terhadap masyarakat, terutama untuk perekonomian.

Jhon Kenedi mengatakan, progres pembangunan IKN saat ini terus berjalan. Berbagai macam perusahaan dengan pekerjanya akan masuk ke Sepaku.

Hal itu harusnya sudah mulai dimanfaatkan oleh masyarakat lokal, terutama untuk menyediakan kebutuhan mereka.

Baca juga: Jadwal dan Lokasi Vaksin Booster di Penajam Paser Utara Hari Ini, Rabu 20 Juli 2022

"Harapan kita progres pembangunan itu bisa berjalan ditahun 2022 ini, dan pembangunan itu juga akan terlaksana sesuai target, seperti apa yang disampaikan dari 84 paket kegiatan yang ada itu, sampai tahun 2024," ungkapnya Rabu (20/7/2022).

"Dengan adanya itu pertambahan ekonomi di PPU ini mungkin lebih baik, hampir 150 ribu tenaga kerja yang dibutuhkan, dan belum swasta yang akan masuk, tentu peluang ini bagi masyarakat Penajam akan menangkap disektor manapun bisa dimanfaatkan," sambungnya.

Sektor-sektor yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat lokal PPU umumnya, dan Sepaku khususnya, terutama untuk kuliner, atau pangan, pertanian, dan perikanan.

Baca juga: Cuaca Hari ini Kabupaten Penajam Paser Utara, Rabu 20 Juli, Cerah Berawan Sepanjang Hari

Disamping merupakan kebutuhan pokok, PPU juga kata Jhon memiliki potensi besar di bidang tersebut.

"Terutama kuliner dan juga pertanian, tentu dengan adanya IKN ini kebutuhan dasar sangat dibutuhkan, sektor perikanan dan lainnya juga dampaknya di IKN sudah sangat jelas," tambahnya.

Saat ini, secara umum dampak yang dirasakan masyarakat dalam hal ekonomi yakni tingginya harga jual lahan.

Baca juga: Masukan dari Sekolah di Penajam Paser Utara, Hetifah akan Libatkan dalam Perumusan Kebijakan

Dulunya, kata Jhon harga lahan didaerah Sepaku tidak begitu mahal, namun dengan pemindahan IKN ini, harganya melambung tinggi.

"Pengaruhnya untuk sektor ekonomi di Sepaku terutama dari penjualan lahan mungkin dulu harganya murah sekarang sudah bernilai luar biasa, dalam hal ini tentu ada transaksi jual beli, otomatis kehidupan masyarakat akan semakin meningkat," pungkasnya. (*)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

 

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved