Video Viral

Habib Rizieq Shihab Bebas Hari Ini, Aziz Yanuar Pastikan Tak Ada Pengerahan Massa

Habib Rizieq Shihab bebas hari ini, Aziz Yanuar pastikan tak ada pengerahan massa

Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Djohan Nur

TRIBUNKALTIM.CO - Eks pemimpin Front Pembela Islam atau FPI, Muhammad Rizieq Shihab dikabarkan akan bebas dari Rumah Tahanan Negara atau Rutan Bareskrim Mabes Polri, Rabu (20/7/2022).

Dilansir dari Tribunnews.com, hal tersebut pun dibenarkan oleh Kuasa Hukum Habib Rizieq, Aziz Yanuar.

Aziz menyebut Rizieq diperkirakan akan bebas sebelum sore hari ini.

"Alhamdulillah, sebelum sore (bebas)," kata Aziz, Rabu (20/7/2022).

Lebih lanjut, Aziz memastikan pada kebebasan Rizieq hari ini, pihaknya tidak akan mengerahkan massa untuk menjemput RIzieq.

Sementara itu, sebelumnya Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) secara tidak langsung juga membenarkan kabar kebebasan Rizieq Shihab.

Dalam foto yang diterima Tribunnews.com, terdapat dokumentasi penerimaan klien bebas atas nama Habib Rizieq pada Selasa (19/7/2022) kemarin.

Dalam dokumentasi tersebut, terlihat Rizieq tengah bersama petugas Kemenkumham untuk mengurus keperluan kebebasannya hari ini.

Rizieq juga tampak berfoto dengan para petugas Kemenkumham.

Dalam rilis dari Kemenkumham yang diterima Tribunnews.com, Koordinator Humas dan Protokol Ditjen Pemasyarakatan Kemenkumham, Rika Aprianti menyebutkan, Rizieq memenuhi syarat administratif dan substantif untuk mendapatkan hak remisi dan integrasi.

Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Nomor 7 Tahun 2022 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 3 Tahun 2018 tentang Syarat dan Tata Cara Pemberian Remisi, Asimilasi, Cuti Mengunjungi Keluarga, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas, dan Cuti Bersyarat

Diketahui sebelumnya, Rizieq Shihab ditahan di Rutan Bareskrim Polri karena terlibat kasus penyiaran berita bohong dan kasus tes swab palsu RS Ummi.

Dalam kasus tersebut, Rizieq awalnya divonis empat tahun penjara, tapi MA kemudian mengurangi masa hukumannya menjadi dua tahun penjara

Rizieq dianggap melanggar dakwaan primer, Pasal 14 Ayat (1) subsider Pasal 14 Ayat (2) lebih subsider Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Selain itu, Rizieq juga divonis hukuman delapan bulan penjara dalam kasus pelanggaran kekarantinaan kesehatan di Petamburan, Jakarta Pusat.

Akibatnya, Rizieq terbukti melanggar Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, yang berisi kewajiban setiap orang untuk mematuhi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved