IKN Nusantara

Canggihnya Desain Istana Wapres di IKN Nusantara, Atap Tampung 4 Ribu Panel Surya

Canggihnya desain Istana Wapres di IKN Nusantara, atap tampung 4 ribu panel surya

TRIBUNKALTIM.CO - Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR, Diana Kusumastuti mengatakan Kompleks Istana Wapres akan diprioritaskan dalam pembangunan di IKN Nusantara.

Kemudian, dilanjutkan dengan pembangunan Kompleks Peribadatan. "Kemudian, ketiga antara Kompleks Yudikatif dan Legislatif akan sama-sama kita lakukan namun bertahap," kata Diana di Auditorium PUPR, Jakarta, Senin (18/7/2022).

Diana mengatakan, pihaknya akan menyusun basic design dari bangunan kompleks tersebut, mengingat setiap desain IKN memiliki dua pemenang, sehingga dibutuhkan kolaborasi lebih lanjut.

Dilansir dari Kompas.com, diketahui, salah satu desain pemenang sayembara Istana Wapres adalah Huma Betang Umai.

Baca juga: Desain Istana Wapres di IKN Nusantara, Adopsi Kearifan Dayak, Lestarikan Pohon Langka

konsep Huma Betang Umai merupakan istana rumah panjang di atas bukit dan didesain secara sirkuler, serta hemat energi.

Selain itu, terdapat ruang terbuka hijau (RTH), konservasi hutan asli dan reforestasi ke arah hutan heterogen. Sehingga, dapat menjadi contoh tipologi arsitektur tropis yang regeneratif dan berkelanjutan.

Sebagaimana diketahui, Rumah Panjang merupakan salah satu arsitektur tradisional Indonesia terbaik.

Model rumah ini merupakan kearifan lokal masyarakat Dayak di Kalimantan yang menganut filosofi kerukunan dengan diri sendiri, sesama, dan alam.

Mereka menilai, konsep ini cocok dengan konteks lokasi Istana Wapres yang merupakan bukit berkontur.

Baca juga: Warga Sekitar IKN Nusantara di Kaltim, Diberi Pelatihan Membuat Kue Sampai Menjahit

Untuk bangunan-bangunan kesekretariatan didesain sebagai contoh reformasi birokrasi dengan konsep open office (kantor terbuka).

Tak lupa, ada tribun di lobby sekretariat yang dapat digunakan untuk berbagai kegiatan.

Menurut Daliana dan Florian, Huma Betang Umai juga merupakan representasi keramahtamahan yang merupakan kepribadian khas Indonesia.

Sehingga, dibuat tangga monumental dengan taman dan galeri outdoor rekam jejak Wapres dengan funicular untuk akses difabel dan VIP untuk memberikan penghormatan untuk pejalan kaki, serta entrance (pintu masuk) sekretariat di sisi Barat.

Baca juga: IKN Nusantara di Kaltim Jalan Terus, Bahlil Dampingi Jokowi ke Korea Temui Investor

Desain ini juga memunculkan kolam reflektif yang menampung air hujan untuk memberikan efek dramatis di sisi utara dan selatan.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved