Sabtu, 2 Mei 2026

Berita Kutim Terkini

Desa Wisata Sekerat di Bengalon Kutai Timur Belum Teraliri Listrik PLN

Desa Sekerat yang terletak di Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Provinsi Kalimantan Timur memiliki pantai dan sejumlah spot wisata

Tayang:
Penulis: Syifaul Mirfaqo | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/SYIFAUL MIRFAQO
Salah satu mini villa yang ada di Pantai Sekerat, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur. Desa ini sejauh ini belum ada fasilitas aliran listrik. TRIBUNKALTIM.CO/SYIFA'UL MIRFAQO 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Desa Sekerat yang terletak di Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Provinsi Kalimantan Timur memiliki pantai dan sejumlah spot wisata yang indah.

Pantai Sekerat kerap dikunjungi wisatawan, tidak hanya yang ada di kecamatan tersebut namun juga kecamatan lain, dan kabupaten/kota di sekitarnya.

Tidak heran jika Dinas Pariwisata (Dispar) Kutim, memilih Pantai Sekerat menjadi salah satu wisata unggulan yang ditawarkan pada internasional tourism day pada September mendatang.

Kepala Desa Sekerat, Sunandhika mengatakan masyarakat juga memanfaatkannya dengan membuka stand makanan, membangun penginapan dan lainnya sebagai penunjang wisata.

Baca juga: Ramaikan Desa Sekerat Selama Sepekan, Festival Sekerat Nusantara Resmi Ditutup

Baca juga: Festival Sekerat Nusantara Kutim Dimeriahkan Kiki Bintang Pantura

Baca juga: Festival Sekerat Nusantara di Kutim Jadi Ajang Promosi Wisata dan Gairahkan Ekonomi Kerakyatan

Akan tetapi, dari semua keunggulan yang dimiliki, Desa Sekerat memiliki kekurangan.

Selain akses jalan yang kurang baik, listrik juga ternyata belum masuk di desa tersebut.

"Kami belum ada listrik, boleh dikatakan sejak merdeka pada 1945 sampai saat ini, kami belum pernah merasakan listrik PLN," ucapnya pada TribunKaltim.co, Rabu (10/8/2022).

Hingga kini aliran listrik desa masih menggunakan genset yang bahan bakarnya disupport perusahaan sekitar, dan hanya beroperasi selama 12 jam dalam satu hari.

Listrik akan menyala mulai pukul 18.00 Wita, dan akan mati pada pukul 06.00 Wita. S

"ayang sekali, dengan potensi wisata yang diunggulkan namun masih terkendala permasalahan listrik," katanya.

Baca juga: Ada Wisata Pantai hingga Religi di Desa Sekerat Kutim, Pemdes Harap Tingkatkan PADes

"Saya sudah sampaikan langsung ke bupati, tinggal menunggu bagaimana tindak lanjut setelahnya," ungkapnya.

Sebab menurutnya, jika akses jalan yang rusak memang membutuhkan waktu lama untuk perbaikan, setidaknya listrik PLN bisa di realisasikan dalam waktu dekat.

Ia berharap, Pemkab Kutim dapat memberikan solusi, dan tindakan nyata untuk membantu pengadaan listrik PLN di desa nya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved