Otomotif

Jangan sampai Tertipu Pedagang, Begini Cara Mengetahui Ban Hasil Vulkanisir dan Ban Ukiran

Ban vulkanisir dan ban ukiran bisa berbahaya saat digunakan karena komponnya berbeda dengan ban baru.

Editor: Diah Anggraeni
GridOto.com/Farhan
Jangan sampai tertipu ulah pedagang nakal yang jual ban vulkanisir atau ban ukiran tapi bilangnya ban baru. 

TRIBUNKALTIM.CO - Jangan disepelekan, ban vulkanisir dan ban ukiran bisa berbahaya saat digunakan.

Hal ini lantaran kompon ban vulkanisir dan ban ukiran berbeda dengan ban baru.

Untuk diketahui, ban vulkanisir adalah ban bekas yang ditempel kompon baru, kemudian diberi kembangan lagi.

Sedangkan ban ukiran lebih berbahaya karena ban botak tapi diukir lagi untuk membentuk alur kembangan.

Baca juga: Mengurangi Tekanan Angin Ban Motor Bisa Membuat Riding Jadi Lebih Aman, Benarkah?

Nah, belum banyak yang tahu caranya mengetahui ban vulkanisir dan ban ukiran.

Jadinya jangan sampai tertipu ulah pedagang nakal yang jual ban vulkanisir atau ban ukiran tapi bilangnya ban baru.

Karena kondisinya yang beragam, sobat perlu lebih waspada saat memutuskan untuk pakai ban motor bekas.

Khususnya untuk membedakan ban bekas yang memang kondisinya masih bagus dengan ban bekas yang sudah di vulkanisir dan ban ukiran.

"Jika sudah ukiran, cara mengetahuinya bisa dengan menekan tekstur karet pada tapak ban. Biasanya jadi lebih lembek dan terasa tipis dibanding yang belum diukir," ujar Basuki, pemilik toko Sampurna Ban di Serpong Tangerang kepada GridOto.com, Rabu (03/8/2022)

Selain sudah diukir, ada ban bekas jenis lain yang beredar di pasaran, yaitu ban bekas vulkanisir.

Halaman
12
Sumber: Grid.ID
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved