Kamis, 9 April 2026

Otomotif

Jangan sampai Tertipu Pedagang, Begini Cara Mengetahui Ban Hasil Vulkanisir dan Ban Ukiran

Ban vulkanisir dan ban ukiran bisa berbahaya saat digunakan karena komponnya berbeda dengan ban baru.

Editor: Diah Anggraeni
GridOto.com/Farhan
Jangan sampai tertipu ulah pedagang nakal yang jual ban vulkanisir atau ban ukiran tapi bilangnya ban baru. 

TRIBUNKALTIM.CO - Jangan disepelekan, ban vulkanisir dan ban ukiran bisa berbahaya saat digunakan.

Hal ini lantaran kompon ban vulkanisir dan ban ukiran berbeda dengan ban baru.

Untuk diketahui, ban vulkanisir adalah ban bekas yang ditempel kompon baru, kemudian diberi kembangan lagi.

Sedangkan ban ukiran lebih berbahaya karena ban botak tapi diukir lagi untuk membentuk alur kembangan.

Baca juga: Mengurangi Tekanan Angin Ban Motor Bisa Membuat Riding Jadi Lebih Aman, Benarkah?

Nah, belum banyak yang tahu caranya mengetahui ban vulkanisir dan ban ukiran.

Jadinya jangan sampai tertipu ulah pedagang nakal yang jual ban vulkanisir atau ban ukiran tapi bilangnya ban baru.

Karena kondisinya yang beragam, sobat perlu lebih waspada saat memutuskan untuk pakai ban motor bekas.

Khususnya untuk membedakan ban bekas yang memang kondisinya masih bagus dengan ban bekas yang sudah di vulkanisir dan ban ukiran.

"Jika sudah ukiran, cara mengetahuinya bisa dengan menekan tekstur karet pada tapak ban. Biasanya jadi lebih lembek dan terasa tipis dibanding yang belum diukir," ujar Basuki, pemilik toko Sampurna Ban di Serpong Tangerang kepada GridOto.com, Rabu (03/8/2022)

Selain sudah diukir, ada ban bekas jenis lain yang beredar di pasaran, yaitu ban bekas vulkanisir.

"Dilihat sekilas kondisinya seperti baru, tapi kualitasnya di bawah ban bekas orisinal karena kualitas karetnya tentu berbeda antara dinding dan bagian tapak ban," jelasnya.

Baca juga: Pakai Ban Motor Soft Compound buat Harian? Ternyata Segini Loh Usia Pemakainnya

Untuk ban ukiran, ciri lain yang bisa diperhatikan adalah terlihatnya rajutan kawat atau benang di bagian dalam tapak ban.

Dengan menggunakan ban bekas ukiran atau vulkanisir, masa pakai ban lebih pendek dan berbahaya saat dipakai.

"Karena lebih tipis, risikonya bisa terjadi pecah ban dan untuk vulkanisir biasanya mengelupas antara dinding dan tapak ban," pungkas Basuki.

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Artikel ini telah tayang di GridOto.com dengan judul Pasti Belum Banyak yang Tahu, Cara Mengetahui Ban Hasil Vulkanisir dan Ban Ukiran, https://www.gridoto.com/read/223410567/pasti-belum-banyak-yang-tahu-cara-mengetahui-ban-hasil-vulkanisir-dan-ban-ukiran?page=all.

 

 

Sumber: Grid.ID
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved