Berita Kukar Terkini

Pengelola Museum Mulawarman Mulai Terapkan Pembayaran via QRIS, Dari Tiket Masuk Hingga Bayar Parkir

Pengelola UPTD Museum Mulawarman di Tenggarong, Kutai Kartanegara saat ini telah menerapkan teknologi digitalisai dalam operasinya.

Editor: Aris
HO/Instagram @museummulawarman
Penggunaan pembayaran melalui QRIS di Museum Mulawarman Tenggarong, Kukar. (HO/Instagram @museummulawarman) 

TRIBUNKALTIM.CO - Pengelola UPTD Museum Mulawarman di Tenggarong, Kutai Kartanegara saat ini telah menerapkan teknologi digitalisai dalam operasinya.

Para pengunjung saat ini diminta untuk melakukan pembayarab melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Pasalnya, pengelola UPTD Museum Mulawarman menerapkan pembayaran menggunakan QRIS untuk semua kegiatan retribusi, mulai tiket masuk museum, bayar karcis parkir, sewa petak, hingga sewa gedung.

Hal itu diungkapkan Plt. Kepala Museum Mulawarman, Mukhtar Lubis kepada awak media, Sabtu (13/8/2022).

Baca juga: Sekda Kukar Sunggono Sebut Konsep TMMD ke-114 Sejalan dengan Visi Misi Pemkab Kutai Kartanegara

Mukhtar mengungkapkan, penggunaan QRIS di Museum Mulawarman tersebut sejalan dengan Kepres No 3 2021 tentang Satuan Tugas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah.

Dan, Peraturan Menteri Dalam Negeri No 56 Tahun 2021 tentang Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD).

"Jadi semua pembayaran menggunakan QRIS, dari tiket masuk museum, bayar karcis parkir, sewa petak, hingga sewa gedung,” ujarnya, Sabtu (13/8/2022).

Baca juga: Pengunjung Wajib Tahu, Bayar Tiket Masuk Museum Mulawarman Tenggarong Pakai QRIS

Mukhtar mengungkapkan pembayaran menggunakan QRIS langsung masuk ke dalam kas daerah, termasuk retribusi yang dihasilkan.

“Jadi uangnya langsung masuk ke kas daerah, jadi tidak perlu setor ke bank lagi,” jelasnya.

Namun demikian, Mukhtar tak memungkiri terdapat beberapa kendala yang ditemui saat pembayaran dengan scan barcode.

Baca juga: TMMD ke-114 di Kukar, Sekda: Transformasi Ekonomi dari Tambang ke Pertanian

Yakni, belum adaptifnya pengunjung terhadap pembayaran secara digital, sehingga masih ditemui pengunjung yang tidak memiliki aplikasi mobile banking maupun dompet digital lain.

“Nanti akan ada petugas yang membantu mengarahkan,” terangnya.

Mukhtar berharap dengan digitalisasi pembayaran ini masyarakat dapat mengikuti kebijakan yang ada dengan menyiapkan gawai yang dapat melakukan pembayaran digital.

“Saya berharap masyarakat juga dapat melek akan digitalisasi, dengan melalui pembayaran QRIS,” pungkasnya. (*)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved