Minggu, 12 April 2026

Peringatan Upacara HUT Ke-77 RI, Gubernur Ganjar Dapat Bendera Raksasa dari Buruh Migran

Buruh migran memberikan bendera merah putih ukuran besar kepada Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat peringatan upacara HUT 77 RI di Lapangan Pancasila

Editor: Diah Anggraeni
HO/Humas Ganjar Pranowo
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo membentangkan bendera merah putih ukuran besar dari salah seorang buruh migran saat peringatan upacara HUT ke-77 RI di Lapangan Pancasila Semarang, Rabu (17/8/2022). 

TRIBUNKALTIM.CO - Pemandangan unik terlihat saat peringatan upacara HUT ke-77 RI di Lapangan Pancasila Semarang, Rabu (17/8/2022).

Yaitu, adanya buruh migran yang memberikan bendera merah putih ukuran besar kepada Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Suasana nasionalisme tergambar jelas di lokasi upacara tersebut.

Baca juga: 22 Eks Narapidana Teroris Ikuti Upacara HUT Ke-77 RI, Ganjar: Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi

Ganjar menerima bendera dengan khidmat.

Lantas, bendera dibentangkan bersama Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen, Sekda Jateng Sumarno, serta para perwakilan buruh migran.

Gubernur Jateng menyampaikan apresiasinya kepada para buruh migran yang memberikan bendera merah putih ukuran besar. 

"Sebenarnya ini sudah lama sekali sejak Oktober tahun lalu.  Mereka luar biasa, menjahit sendiri, mereka cari donasi sendiri, patner sendiri. Sebenarnya itu ekspresi yang ingin mereka sampaikan bahwa iya kami dari buruh juga berkontribusi. Kami dari masyaraat yang mungkin termajinalkan juga bisa berkontribusi," kata Ganjar di lokasi.

Menurutnya, para buruh itu menunjukkan kecintaaan pada bangsa dan negara.

Mereka sebelumnya memang ingin menyerahkannya sejak lama, namun Ganjar menyampaikan agar diberikan saat peringatan HUT RI. 

"Saya sampaikan, kamu ikut upacara saja . Kamu ikut hadir dan diserahkan di upacara. Alhamdulillah, semua tadi ikut pengibarannya sebagai satu simbol penerimaan kita," ujarnya.

Baca juga: Pimpin Upacara HUT Ke-72 Jawa Tengah, Ganjar Beberkan Capaian Pasca Pandemi Covid-19

Perwakilan buruh migran, Novi Kurniasih menyampaikan, pihaknya memang sengaja memberikan bendera merah putih yang mereka jahit sendiri oleh 150 orang, selama tiga bulan.

Dengan ukuran panjang bendera sekitar 22,5 meter.

"Bendara ini dari awal dijahit, akan diserahkan ke bapak gubernur dan diinisiatori oleh buruh migran Indonesia dari DPW SBMI (Dewan Perwakilan Wilayah Serikat Buruh Migran Indonesia) Jateng dan diikuti oleh 45 organisasi," terangnya.

Pihaknya berharap melalui komunikasi tersebut akan mempercepat diterbitkannya Perda Perlindungan Pekerja Migran Indonesia.

Mengingat Jateng merupakan salah satu pengirim buruh migran terbesar nomor dua.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved