Piala Dunia

Jadwal Piala Dunia 2022: 'Tangan Tuhan' ala Luis Suarez Bikin Dendam Ghana Belum Terobati

Jadwal Piala Dunia 2022: Ghana vs Uruguay, Luis Suarez bikin dendam Ghana belum terobati hingga saat ini.

ROBERTO SCHMIDT / AFP
Striker Uruguay Luis Suarez (kiri) menghentikan bola dengan tangannya pada laga perempat final Piala Dunia 2010 Uruguay vs Ghana, 2 Juli 2010 di stadion AFP Soccer City di Soweto, Afrika Selatan. Jadwal Piala Dunia 2022, Ghana dan Uruguay akan kembali saling bertemu mulai babak penyisihan grup. (ROBERTO SCHMIDT / AFP) 

Luis Suarez adalah aktor di balik gagalnya gol kemenangan Ghana setelah melakukan sapuan menggunakan tangannya di depan garis gawang Uruguay,

Saat itu wasit langsung memberi kartu merah bagi Suarez dan menghadiahkan penalti bagi Ghana.

Sial bagi Ghana, Asamoah Gyan yang bertindak sebagai eksekutor gagal menunaikan tugasnya setelah bola sepakannya membentur mistar gawang Uruguay.

Ghana akhirnya harus mengakui keunggulan Uruguay lewat babak adu penalti yang dimenangkan La Celeste dengan skor 4-2.

Ghana bakal berhadapan kembali dengan Uruguay di Piala Dunia 2022 setelah tergabung dalam Grup H bersama Portugal dan Korea Selatan.

Baca juga: Pelatih Timnas Jerman Kritik Piala Dunia 2022 Qatar, Hansi Flick: Sepak bola Ada Untuk Semua Orang

Gyan yang merupakan top scorer Ghana dengan 51 gol, sebelumnya menyatakan ingin kembali bermain bersama Timnas.

Usianya yang sudah menginjak 36 tahun bukan halangan untuk mewujudkan tekad balas dendam terhadap Uruguay.

Terlebih lagi, aktor antagonis dari Uruguay, Luis Suarez, bakal ikut serta di Piala Dunia kali ini.

"Seluruh dunia tahu apa yang terjadi [selama Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan]," kata Gyan, dikutip BolaSport.com dari Goal Internasional.

"Ketika undian dibuat dan mereka melihat Uruguay di grup Ghana (di Qatar) satu-satunya hal yang terlintas dalam pikiran adalah balas dendam. Orang Ghana ingin membalas dendam."

"Secara pribadi, saya hanya duduk dan tersenyum karena saya mengerti bagaimana permainan berjalan."

Baca juga: KEHEBATAN Pelatih Timnas Jerman Ramu Taktik di Piala Dunia 2022, Hansi Flick Suksesor Joachim Low

"Apa yang terjadi di tahun 2010 sudah lewat, mungkin ada kesempatan lain."

"Jika waktu datang, dan saya bagian dari tim, dan kami bermain melawan Uruguay, Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi."

"Jelas, saya manusia. Saya memiliki itu di benak saya bahwa mungkin jika saya mendapatkan kesempatan lain, saya dapat membuktikan diri."

"Pertandingan paling penting bagi warga Ghana saat ini adalah pertandingan melawan Uruguay. Karena ini ada di benak semua orang, untuk membalas dendam," tutur Gyan.

Halaman
1234
Sumber: BolaSport.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved