Berita Nasional Terkini

Terungkap Ternyata Pemerintah Beri Subsidi Jamah Haji 60 Persen, Menteri Agama: Kami Akan Kaji Ulang

Pemerintah  melalui Kementerian Agama akan melakukan kajian terhadap besaran subsidi biaya keberangkatan haji

Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
ILUSTRASI - Pemerintah  melalui Kementerian Agama akan melakukan kajian terhadap besaran subsidi biaya keberangkatan haji.TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO- Pemerintah  melalui Kementerian Agama akan melakukan kajian terhadap besaran subsidi biaya keberangkatan haji.

Karena selama ini ternyata besaran subsidi biaya pemberangkatan haji yang ditanggung pemerintah mencapai 60 persen.

Sementara biaya untuk pemberangkatan haji hanya Rp 40 juta yang ditanggung jamaah sementara sisanya ditanggung pemerintah.

Padahal biaya pemberangkatan haji bisa mencapai Rp 100 juta per orang.

Untuk itu, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, pembahasan besaran subsidi pemberangkatan haji ini akan dibahas dalam gugus tugas atau task force yang berisikan perwakilan Kementerian Agama dan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi.

Baca juga: Sambutan Puluhan Jamaah Haji di Masjid Agung Sangatta Diwarnai Isak Tangis

Baca juga: Lega Bisa Kembali, Jamaah Haji Kukar Luapkan Kebahagiaan Tuntaskan Ibadah di Makkah

Baca juga: Bus Rombongan Terjebak Macet di Jalan Poros, Jadwal Kedatangan Jamaah Haji Bontang Molor

"Subsidi haji akan kita bicarakan. Makanya nanti setelah task force akan kita bicarakan," tutur Yaqut di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Kamis (18/8/2022).

Pemberian subsidi biaya haji dari Pemerintah terhadap jemaah dinilai terlalu tinggi oleh beberapa kalangan.

Yaqut menilai hal tersebut bakal menjadi pertimbangan kajian ulang mengenai subsidi biaya haji.

Menurut Yaqut, terdapat ketentuan bahwa jemaah haji harus mampu untuk melaksanakan ibadah haji.

"Karena memang pembiayaan haji ini ada syarat yang menurut saya harus jadi pertimbangan utama yaitu syarat istiqoah atau kemampuan jemaah dalam, calon jemaah ya dalam melaksanakan ibadah sampai ke Saudi Arabia. Itu kan jadi pertimbangan pasti," jelas Yaqut.

Sebelumnya, Wakil Presiden KH Maruf Amin meminta Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mengefisienkan manajemen penyelenggaraan haji.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ma'ruf menerima audiensi Kepala Badan Pelaksana dan Ketua Dewan Pengawas BPKH di kediaman resmi Wapres, Jl. Diponegoro, Jakarta Pusat, Senin (15/08/2022).

Juru Bicara Wapres Masduki Baidlowi mengungkapkan pada pertemuan itu, Ma'ruf menyampaikan bahwa subsidi BPKH terhadap biaya haji selama ini cukup besar, yakni mencapai 60 persen dari total keseluruhan biaya haji.

Baca juga: Jamaah Haji Bontang Dijadwalkan Tiba Pekan Depan

“Karena problem utama saat ini, biaya haji subsidinya sudah sangat besar. Yaitu bahwa orang berhaji sekarang ini membayar sekitar 40 juta rupiah, tetapi biaya haji secara total itu sekitar 100 juta rupiah," ujar Masduki melalui keterangan tertulis, Senin (15/8/2022). (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Menteri Agama: Pemerintah Bakal Kaji Besaran Subsidi Biaya Haji Indonesia, https://www.tribunnews.com/nasional/2022/08/19/menteri-agama-pemerintah-bakal-kaji-besaran-subsidi-biaya-haji-indonesia.

Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved