Otomotif
Ingin Beli Mobil Bekas? Simak Tanda-tanda Power Steering Elektrik Perlu Diservis
Ada beberapa tanda kalau EPS mulai mengalami kerusakan dan perlu diservis. Simak ulasan berikut ini.
TRIBUNKALTIM.CO - Bagi Anda yang memiliki dana terbatas namun ingin memiliki kendaraan pribadi, membeli mobil bekas adalah salah satu solusi yang tepat.
Meski demikian, membeli mobil bekas memerlukan ketelitian yang lebih.
Nah, tips beli mobil bekas kali ini, Anda perlu memperhatikan kondisi power steering.
Baca juga: Beli Mobil Bekas? Begini Cara Mengetahui Kondisi Transmisi Matik Tanpa Perlu Dibongkar
Saat ini hampir semua mobil menggunakan power steering jenis elektrik atau electric power steering (EPS).
EPS memiliki kontruksi yang jauh lebih ringkar dan enteng dibanding power steering hidraulis atau hidraulic power Steering (HPS).
Walau lebih ringkas dan enteng tapi tidak menutup kemungkinan terjadi kerusakan pada EPS.
Ada beberapa tanda kalau EPS mulai mengalami kerusakan dan perlu diservis.
"Tanda EPS mulai rusak itu bisa dari sistem mekaniknya dan elektrikalnya," buka Warno mekanik bengkel East Tuning spesialis mobil BMW.
"Kalau dari mekaniknya biasanya setir mobil akan terasa getar dan kurang stabil," jelasnya.
Baca juga: Tips Membeli Mobil Bekas, Begini Cara Cek Kendaraan yang Pernah Mengalami Kecelakaan
Hal ini dikarenakan rack pinion gear dan as rack steer sudah mengalami keausan.
Pada komponen ini terdapat gemuk atau grease untuk pelumasan.
Pada waktu tertentu, gemuk ini akan mengering dan menurun kemampuan pelumasannya.
"Jika sudah menurun biasanya akan jadi cepat aus," jelas pria yang bermarkas di Duren Sawit, Jakarta Timur.
Sementara untuk kerusakan elektrik, putaran setir akan terasa berat karena motor penggerak rack pinion mengalami kerusakan.
Kerusakan sensor EPS juga bisa menyebabkan putaran setir jadi berat.
Baca juga: Waspadai saat Beli Mobil Bekas, Inilah Bahaya Radiator Bocor jika Terus Digunakan