Berita Berau Terkini

Rutan Klas IIB Tanjung Redeb Akan Dapat Kendaraan Operasional dari Pemkab Berau

Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Tanjung Redeb akan mendapatkan kendaraan operasional dari pemerintah Kabupaten Berau.

Editor: Aris
TRIBUNKALTIM.CO/GEAFRY NECOLSEN
ILUSTRASI - Rutan Kelas IIB Tanjung Redeb Kabupaten Berau. (TRIBUNKALTIM.CO/GEAFRY NECOLSEN) 

TRIBUNKALTIM.CO - Rumah Tahanan (Rutan) Klas IIB Tanjung Redeb akan mendapatkan kendaraan operasional dari pemerintah Kabupaten Berau.

Bahkan, Bupati Berau, Sri Juniarsih sudah melakukan koordinasi dengan kepala rutan untuk memberikan bantuan dengan memenuhi kebutuhan oprasional di dalam Rutan.

“Saya sudah berbincang-bincang dengan kepala rutan terkait hal-hal yang dibutuhkan dalam rutan,” jelasnya belum lama ini.

Dari koordinasi itu, diketahui rutan membutuhkan kendaraan roda empat atau mobil sebagai operasional dan akan diusahakan.

Baca juga: WFH Dilakukan Fleksibel, Kepala BKPP Berau Minta Seluruh ASN Disiplin Kerja di Kantor

“Nanti akan kami beri bantuan, karena memang itu juga salah satu hal yang penting,” katanya.

Ditanya terkait dengan jumlah blok WBP yang sudah tidak memadai atau over load. Dirinya tidak bisa berbicara banyak. Sebab, ia juga melihat keuangan daerah yang saat ini terjadi.

“Jika hal itu mungkin nanti dulu, kita lihat keuangan kita. Jika sudah stabil maka akan kita bicarakan lagi terakit rutan yang sudah over load itu,” terangnya.

Baca juga: Jelang Porprov Kaltim 2022 di Berau, Dispora Kukar Benahi Stadion Aji Imbut Tenggarong

Kemudian, Kepala Rutan Tanjung Redeb, Puang Dirham wacama bupati bisa teralisasi. Pasalnya, saat ini memang anggota rutan sangat membutuhkan kendaraan operasional.

“Semoga saja bisa tealisasi, karena memang kita juga sangat membutuhkan,” imbuhnya.

Dirinya juga selalu berharap agar ada solusi terkait dengan kapasitas kamar di Rutan Tanjung Redeb yang sudah tidak bisa menampung WBP lagi.

Baca juga: Cuaca Berau Hari Ini Sabtu 20 Agustus 2022, Langit Cenderung Cerah Berawan, Malam Diguyur Hujan

Pasalnya, dirinya juga mengaku sangat kasihan jika dibiarkan berlarut-larut.

“Semua WBP yang saat ini ada di Rutan adalah warga Berau, karena sejak beberapa tahun yang lalu kita tidak lagi menerima narapidana dari luar daerah. Jadi semua ini adalah warga Berau, saya berharap ada solusi juga,” tandasnya. (*)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved