Berita Bontang Terkini

65,32 Gram Sabu dari Tangan 5 Tersangka Dimusnahkan Polres Bontang

Menekan angka peredaran narkoba di Kota Bontang, Satuan Reserse Narkoba Polres Bontang aktif mengungkap kasus penyalahgunaan di kota tersebut.

Editor: Aris
TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN
Pemusnaan barang bukti sabu seberat 65,32 gram di Mako Polres Bontang. (TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN) 

TRIBUNKALTIM.CO - Dalam rangka menekan angka peredaran narkoba di Kota Bontang, Satuan Reserse Narkoba Polres Bontang aktif mengungkap kasus penyalahgunaan di kota tersebut.

Usai menangkap dan mengamankan barang bukti narkoba, Sat Resnarkoba Polres Bontang memusnahkan barang haram tersebut.

Seperti yang dilakukan pagi tadi, Selasa (23/8/2022), dimana Sat Resnakorba Polres Bontang kembali memusnakan barang bukti sabu seberat 65,32 gram.

Pemusnaan sabu yang disaksikan Kejaksaan Negeri (Kejari) itu dimusnakan dengan menggunakan blender.

Baca juga: Rute Kapal Laut Bontang-Mamuju di Pelabuhan Lok Tuan, Dishub Beri Penjelasan

Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prasetiya, melalui Wakapolres Kompol Wisnu Dian Ristanto, mengatakan barang bukti tersebut diamankan dari tangan 5 tersangka.

Tersangka pertama Ha dengan berat 2,31 Gram. Kemudian barang bukti tersangka kedua HR diamankan seberat 50,15 Gram.

Selanjutnya tersangk ketiga tersangka La sebanyak 0,69 gram dan Rn 7,3 Gram.

Baca juga: Polres Bontang Musnahkan Sabu Seharga Rp 97 Juta

Sementara yang terakhir tersangka YPP 4,87 Gram.

“Ada 4 TKP. Lok Tuan, Bontang Lestari, di KS Tubun dan Hotel Jalan Rahman Hakim,” kata Kompol Wisnu usai melakukan pemusnahan barang bukti, Selasa (23/8/2022).

Jika ditotal, harga jual dari semua barang bukti tersebut ditaksir senilai Rp 97 jutaan.

Baca juga: Dalami Lakalantas di Jalan Cipto Mangunkusumo, Polres Bontang Periksa Sopir Truk dan 2 Saksi

Ditambahkan Kasat Resnarkoba AKP Tatok Tri Haryanto, pemberantasan narkoba terus digalakkan.

Kelima tersangka dijerat pasal 112 atau 114 junto pasal 132 Undang- undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

"Ancaman 5 sampai 20 tahun penjara," pungkasnya. (*)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved