Jumat, 5 Juni 2026

Berita Nasional Terkini

Mahfud MD Bongkar Pengakuan Awal Ferdy Sambo ke Kompolnas, Dia Nangis, Ceritanya Diulang-ulang

Menkopolhukam, Mahfud MD mengungkap pengakuan awal Ferdy Sambo ke Kompolnas. Cerita Ferdy Sambo tersebut bahkan diulang-ulang ke Komnas HAM.

Tayang:
Editor: Amalia Husnul A
Tangkap layar YouTube DPR RI
Menkopolhukam, Mahfud MD saat rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR RI. Menkopolhukam, Mahfud MD mengungkap pengakuan awal Ferdy Sambo ke Kompolnas. Cerita Ferdy Sambo tersebut bahkan diulang-ulang ke Komnas HAM. 

TRIBUNKALTIM.CO - Dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR RI, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan ( Menkopolhukam ) Mahfud MD mengungkap pengakuan awal Irjen Fery Sambo ke Kompolnas.

Cerita Irjen Ferdy Sambo mantan Kadiv Propam Polri kepada Kompolnas ini rupanya diulang-ulang juga kepada Komnas HAM.

Bahkan untuk mendukung ceritanya tersebut, menurut salah satu Komisioner Kompolnas, Irjen Ferdy Sambo sambil menangis.

Menkopolhukam mendengar pengakuan awal Ferdy Sambo ini dari Komisioner Kompolnas Poengky Indarti yang bertemu langsung dengan Ferdy Sambo saat itu.

Komisioener Kompolnas, Poengky bercerita, Ferdy Sambo menyesal tidak menembak langsung Brigadir J.

Ketika itu, Ferdy Sambo beralibi tidak berada di lokasi peristiwa penembakan saat itu.

Menkopolhukam Mahfud MD menirukan pengakuan Poengky, "Kata Bu Poengky, 'itu saya dipanggil oleh Pak Ferdy Sambo,' terus?

'Ya dia nangis aja bilang ke saya, Mbak Poengky, saya (Ferdy Sambo) ini dizalimi, istri saya dilecehkan, kalau saya ada di sana saya tembak sendiri dia', kata mbak Poengky." 

Baca juga: Ini Kata Mahfud MD Saat Ditanya oleh Arteria Dahlan Soal Isu LGBT Kasus Ferdy Sambo dan Brigadir J

Ketika itu, polisi menyatakan kasus pembunuhan Brigadir J sebagai peristiwa tembak-menembak antara Brigadir J dengan Bharada E atau Richard Eliezer.

Dan pemicu penembakan pun masih disebut terjadi karena dugaan pelecehan seksual Brigadir J terhadap istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

Dikutip TribunKaltim.co dari kompas.com, pelecehan seksual itulah yang disebut membuat Ferdy Sambo menyesal tidak menghabisi Brigadir J secara langsung.

Akan tetapi, belakangan polisi mengungkap bahwa cerita tembak-menembak termasuk pelecehan seksual adalah skenario yang dibuat Sambo dalam rencana pembunuhan Brigadir J.

Selain Komisioner Kompolnas, Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia ( Komnas HAM ) bidang Pemantauan M Choirul Anam juga turut dipanggil Ferdy Sambo saat awal kasus mencuat.

Saat ditanya Mahfud MD, Anam menegaskan, Komnas HAM tidak terpengaruh terhadap cerita yang lontarkan Ferdy Sambo.

"Ketika saya bertemu Pak Anam, sama ceritanya (seperti Poengky).

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved