Berita Samarinda Terkini

4 Tahun Tidak Beroperasi, Gudang Bahan Kimia di Palaran Samarinda Ludes Terbakar

Sebuah gudang penyimpanan bahan kimia atau chemical di Jalan Poros Bantuas, RT 5, Kelurahan Bantuas Kecamatan Palaran, Kota Samarinda.

Penulis: Rita Lavenia | Editor: Budi Susilo
HO/Polsek Palaran
Situasai saat gudang chemical di Bantuas Palaran Kota Samarinda terbakar. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Sebuah gudang penyimpanan bahan kimia atau chemical di Jalan Poros Bantuas, RT 5, Kelurahan Bantuas Kecamatan Palaran, Kota Samarinda ludes terbakar, Kamis (25/8/2022) Pukul 20.00 Wita.

Dari keterangan Rahma (25) seorang warga setempat, awalnya dirinya tengah bersantai di dalam rumah.

Namun tiba-tiba Ia merasa terganggu dengan suara keriuhan ayam sekitar yang memaksanya untuk bangkit berdiri.

"Pas keluar kaget banget karena sudah banyak asap dan kobaran api di dalam gudang," terang perempuan yang tinggal tepat di depan gudang tersebut.

Baca juga: Kebakaran di Samarinda, Api Lalap Bangunan di Jalan Cendana

Tidak menunggu lama dirinya langsung berkomunikasi dengan penanggung jawab gudang yang sesaat kemudian langsung menghubungi pihak pemadam kebakaran.

Diketahui gudang berukuran 25×30 meter yang merupakan bangunan semi permanen tersebut berisikan valet serbut chemical yang biasa digunakan untuk pengeboran minyak dan drum plastik berisikan bangunan.

Karena bahan mudah terbakar inilah membuat Posko VI Disdamkar Kota Samarinda harus berjuan ekstra untuk menguasai api hingga berhasil dipadamkan pada Pukul 22.30 Wita.

Dijelaskan oleh Wawan (66) selaku penanggung jawab gudang bahwa gudang tersebut memang sudah tidak beroperasi selama 4 tahun lamanya.

Baca juga: Malam Sebelum Kejadian Keluarga Korban Kebakaran di Samarinda Sempat Buka Puasa Bersama

Ditambahkannya bahwa gudang tersebut milik PT Kuala Delitran yang dulunya subcon dari Pertamina bidang pengeboran minyak.

Namun lanjutnya, saat ini gudang tersebut hanya dijadikan tempat parkir unit tronton, forklift dan mobil kecil.

"Sedangkan valet chemical yang ada di dalamnya sudah expired (tidak terpakai) sejak lama," jelasnya.

Sementara itu, Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kasat Reskrim Kompol Andika Dharma Sena saat dikonfirmasi Jumat (26/8/2022) membenarkan adanya musibah kebakaran tersebut.

Baca juga: Kronologi Kebakaran di Samarinda, Penghuni Rumah Sedang Mengupas Bawang, Api Tiba-tiba Berkobar

Dijelaskannya bahwa hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penyebab awal terjadinya kebakaran.

"Tidak ada korban jiwa dan jumlah kerugiannya belum dapat dihitung," jelasnya singkat. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved