Berita Bontang Terkini
DPRD Bontang Minta Pemkot Tambah Ruang Kelas dan Kapal Demi SD Negeri 011 Gusung
Komisi III DPRD Bontang kembali mendorong penambahan fasilitas ruangan di SD N 011 Pulau Gusung di Kota Bontang, Kalimantan Timur
Penulis: Ismail Usman | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Komisi III DPRD Bontang kembali mendorong penambahan fasilitas ruangan di SD Negeri 011 Gusung di Kota Bontang, Kalimantan Timur.
Anggota Komisi III DPRD Bontang, Faisal menuturkan, SD Negeri 011 Gusung hanya memiliki 3 ruang belajar bagi pelajar.
Sementara ruang fasilitas kantor dan toilet bagi tenaga pendidik tidak ada.
Kondisi itu baru diketahui setelah pihaknya menggelar agenda serap aspirasi warga pesisir Guntung beberapa waktu lalu.
Baca juga: Rugikan Penjual Eceran, DPRD Bontang Minta Pembatasan Pembelian BBM Subsidi di SPBU Dilonggarkan
Jadi di SD 011 Gusung itu ternyata mereka ngajar dalam satu ruangan itu ada dua kelas.
"Mereka gabung kelas 1 dan 2, kelas 3 dan 4, kelas 5 dan 6. Mereka ngajar secara bersama juga disitu," ungkapnya saat dikonfirmasi TribunKaltim.co, Jumat (26/8/2022).
Selain itu, Faisal juga menyeroti Pemkot Bontang yang kurang memperhatikan pendidikan di wilayah pesisir.
Pasalnya, bahkan transportasi kapal untuk para guru yang mengajar di Pulau Gusung, dinilai kurang layak.
Baca juga: Anggota DPRD Bontang Raking Tampung Aspirasi Warga Saat Gelar Reses
“Ini juga perlu ada pengadaan kapal buat para guru. Karena kalau dibiarkan bisa beresiko. Kata mereka kapalnya sudah bolong-bolong,” terang Faisal.
Di Gusung, kata Faisal, bukan hanya ada SD N 011. Tapi melainkan ada juga pendidikan paud.
Sehingga keduanya dirasa sangat membutuhkan fasilitas yang layak demi kenyamanan dan keamanan mereka.
Mereka kemarin meminta dan bermohon pengadaan kapal, karena ternyata ada guru-guru PAUD. Nah guru PAUD ini tidak tinggal di situ.
Baca juga: Realisasi Anggaran Semester Pertama Capai Target, DPRD Bontang Apresiasi Kinerja DPPKB
"Sehingga kalau guru SD pulang baru mereka pulang. Jadi numpang satu kapal," terangnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang, Bambang Cipto Mulyono merencanakan akan mengusulkan pembuatan toilet dan ruang kelas tambahan di APBU Perubahan.
“Sementara kita kasi penyekat dulu, karena belum ada anggaran melihat jumlah muridnya juga tidak banyak," katanya.
"Nanti kita usahakan kalau sudah ada anggaran kelasnya akan kita tambah beserta ruang guru,” pungkasnya. (*)
Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/dprd-bontang-soal-tambah-kelas-sd.jpg)