Kamis, 23 April 2026

Kesehatan

5 Jenis Garam dan Dilengkapi 5 Manfaat Konsumsi Garam Himalaya Bagi Kesehatan Tubuh

5 Jenis Garam dan Dilengkapi 5 Manfaat Konsumsi Garam Himalaya Bagi Kesehatan Tubuh

Editor: Nur Pratama
kompas.com
Ilustrasi garam Himalaya 

TRIBUNKALTIM.CO - 5 jenis garam dan dilengkapi 5 manfaat konsumsi garam himalaya bagi kesehatan tubuh.

Tapi ternyata tidak semua jenis garam bisa digunakan untuk jadi bumbu masakan, lo.

Garam yang bisa digunakan memasak, biasa disebut dengan nama garam masak dan memiliki beberapa jenis berbeda.

Bumbu yang terkenal bisa memberikan dampak baik untuk kesehatan ini memiliki banyak jenis dengan beberapa kandungan yang berbeda.

Kali ini akan ada lima jenis garam masak yang paling umum dan sering digunakan banyak orang di berbagai dunia.

Tapi dari lima garam ini mana yang paling sehat, ya?

Untuk mengetahui kandungan dan kelebihan setiap jenis garam, simak penjelasan berikut.

Baca juga: 4 Manfaat Mengunyah Permen Karet Bagi Kesehatan Tubuh, Bisa Menyehatkan Gigi dan Mulut

Baca juga: 7 Manfaat Gerakan Sholat Bagi Kesehatan Tubuh, Diantaranya Meningkatkan Aliran Darah ke Otak

5 Jenis Garam Masak

1. Garam Himalaya

Garam himalaya adalah garam berwarna merah muda yang berasal dari tambang garam Khewra, pegunungan Himalaya Pakistan.

Garam ini mengandung zat besi yang cukup kecil jumlahnya sehingga membuatnya berwarna merah muda.

Garam ini merupakan salah satu garam yang cukup populer karena disebut lebih sehat daripada garam dapur lainnya.

Di dalamnya terdapat kandungan mineral alami yang cukup kaya, seperti kalsium, kalium, dan magnesium.

Bukan hanya menyehatkan tubuh, garam ini juga bisa mengurangi kram otot, mengontrol kadar gula darah, hingga menjaga kesehatan asam-basa dalam sel tubuh.

Selain kaya iodin, garam himalaya juga dipenuhi dengan kalsium, kalium, magnesium, dan jenis mineral lain yang dibutuhkan tubuh supaya tetap sehat.

1. Mengontrol Gula Darah dan Hormon

Melansir NDTV Food (food.ndtv.com), garam himalaya berguna untuk mengontol keseimbangan mineral dan hormon dalam tubuh.

Artinya, sensitivitas insulin pun dapat lebih baik sehingga jumlah gula darah tak melonjak dan risiko penyakit diabetes dapat Anda hindari.

2. Membersihkan Udara

Manfaat garam himalaya lainnya yang bisa Anda dapatkan adalah membersihkan udara di sekitar Anda.

Kandungan dalam garam himalaya mampu mengurangi kelembaban udara.

Karena permukaannya yang hangat, air bisa menguap lebih cepat.

Nah, penguapan itu yang dapat membersihkan udara di sekitar.

3. Menjaga Kesehatan Sistem Pencernaan

Salah satu manfaat garam himalaya adalah menjaga kesehatan sistem pencernaan.

Mengonsumsi garam himalaya mampu meningkatkan produksi amilase di mulut yang efektif membantu pencernaan.

Saat berada di lambung, garam himalaya bisa menstimulasi asam hidrokolat yang dapat membantu pencernaan makanan sehingga sistem pencernaan bisa bekerja secara optimal.

4. Mengeluarkan Racun dari Tubuh

Membantu pengeluaran zat beracun dari tubuh jadi manfaat garam himalaya berikutnya yang bisa Anda dapatkan.

Anda perlu mengisi ¼ bagian botol dengan garam himalaya lalu masukkan air ke botol tersebut hingga penuh. Kemudian, diamkan selama semalaman supaya garam larut.

Di pagi hari, campur 1 sdt air garam tersebut dalam segelas air.

Rutin minum air campuran garam tak hanya mengoptimalkan keluarnya zat beracun dari tubuh.

Manfaat lain yang bisa Anda dapat adalah energi bertambah.

Dehidrasi pun dapat Anda hindari.

5. Menjaga Kesehatan Kulit

Manfaat garam himalaya adalah menjaga kesehatan kulit.

NDTV Food mengatakan bahwa rutin mandi dengan air garam himalay baik untuk kesehatan kulit.

Alasannya karena garam himalaya dipenuhi dengan kromium, zinc, sulfur, dan magnesium.

Dengan pemakaian teratur, kulit menjadi lembut dan jerawat serta masalah kulit lain bisa sembuh.

2. Garam Laut

Jenis garam selanjutnya adalah, garam laut yang dipanen dari air laut yang menguap, karena itu rasanya sedikit lebih asin.

Jenis garam ini hampir mirip dengan garam meja yang juga memiliki kandungan sedikit mineral.

Meski begitu jenis garam ini memiliki banyak kandungan klorida yang alami.

Tapi kandungan itu akan berbeda jumlahnya, tergantung dengan sumber dan cara pengolahannya.

Selain kandungan klordia, pada garam laut memiliki kandungan kalium, zat besi, dan seng.

Garam ini murni dibuat di laut sehingga bisa dengan mudah tercemat bahan logam seperti timbal akibat pencemaran laut.

Sehingga saat garam berwarna gelap, maka jumlah pencemaran pada garam laut itu cukup tinggi. Bahkan kotoran pada garam laut itu bisa mempengaruhi rasa dari garam, lo.

Tapi tidak perlu khawatir karena beberapa peneliti percaya bahwa dampak kesehatan dari konsumsi garam laut masih dalam taraf rendah.

Baca Juga: Bukan dengan Garam, Ini 4 Cara Tepat Mencegah Ular Masuk Dalam Rumah

Sama halnya dengan garam himalaya, garam laut juga bisa digunakan untuk memasak.

Bahkan jenis garam ini juga biasa digunakan untuk dijadikan rendaman kaki atau spa tubuh.

3. Garam Meja

Seperti disebut sebelumnya, garam meja memiliki beberapa kemiripan dengan garam laut.

Garam meja ini juga kerap disebut sebagai garam beryodium.

Tekstur dari butiran garam meja sangatlah halus dan mengandung kalium iodida serta zat anti penggumpalan.

Zat inilah yang dapat mengeluarkan rasa logam saat garam digunakan dalam jumlah banyak.

Karena itu, baiknya teman-teman menggunakan garam meja dalam jumlah tidak terlalu banyak.

Jenis garam ini akan lebih cocok digunakan untuk memarinasi daging atau memanggang, karena hidangan tersebut hanya membutuhkan sedikit garam.

Selain itu, jenis garam ini juga cocok dikonmsusi orang yang mengalami kekurangan yodium.

4. Garam Kosher

Jenis garam lain yang mungkin jarang teman-teman dengar adalah garam kosher.

Garam ini memiliki tekstur yang kasar seperti kristal yang tidak beraturan, karena itu jenis garam ini berbeda dengan garam yang mungkin sering teman-teman temukan, lo.

Meski sebenaranya garam ini bisa digunakan juga untuk menyedapkan makanan layaknya garam lain, kandungan pada garam ini sangat berbeda.

Garam kosher tidak memiliki zat anti penggumpalan dan tambahan yodium. Untuk rasa, garam kosher tidak berbeda dari garam dapur biasa, tapi rasa yang didapatkan akan lebih ringan daripada garam meja.

Namun baiknya gunakan garam ini dalam takaran yang tidak berlebihan agar makanan tidak keasinan, ya.

5. Garam Celtic

Garam celtic merupakan salah satu jenis garam laut yang populer di Prancis.

Umumnya garam ini berwarna keabuan dan mengandung sedikit air yang membuatnya cukup lembap. Jika dibandingkan dengan garam meja biasa, garam celtic lebih rendah natriumnya.

Gunakan garam celtic untuk drizzling pada sayuran atau daging panggang. Bisa juga digunakan untuk drizzling atau taburan makanan laut.

Selain itu, jenis garam ini bisa digunakan untuk membantu mencegah kram otot.

Dari semua jenis agram itu setiapnya memiliki kelebihan dan kekurangan, jadi gunakan sesuai dengan kebutuhan, ya.

Nah, itu tadi lima jenis garam masak dari yang umum digunakan hingga yang jarang ditemukan di pasaran.

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel

Artikel ini telah tayang di Bobo.grid.id dengan judul : 5 Jenis Garam Masak yang Sering Digunakan, Mana yang Paling Sehat?

Artikel ini telah tayang di TribunBatam.id dengan judul 5 Manfaat Garam Himalaya bagi Kesehatan, Termasuk Detoks Racun dari Tubuh, 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved