Senin, 13 April 2026

Berita Balikpapan Terkini

Peserta Balikpapan Open 10K Meninggal Dunia, Diduga Terkena Serangan Jantung

Seorang peserta lari Balikpapan Open 10K dikabarkan meninggal dunia pada saat mengikuti gelaran event nasional dalam rangka memperingati Hari Olahraga

Editor: Aris
TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Suasana Balikpapan Open 10K hari ini Minggu (4/9/2022), satu peserta meninggal dunia. (TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO) 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Seorang peserta lari Balikpapan Open 10K dikabarkan meninggal dunia pada saat mengikuti gelaran event nasional dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional 2022 ini.

Peserta berjenis kelamin laki-laki dengan nomor punggung 0183 atas nama M. Jufri terjatuh di titik lokasi di depan Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Balikpapan.

“Disana memang kami ada menempatkan tim P3K dari Puskesmas Klandasan Ilir,” jelas Kepala Dinkes Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty saat ditemui di titik start dan finish Balikpapan Open 10K, Lapangan Merdeka Balikpapan.

Tim medis yang berjaga di titik tersebut langsung melakukan upaya pertolongan pertama dan menurut laporan pun memang sudah tidak ditemukan denyut nadi pada peserta yang dilaporkan terjatuh tersebut.

Baca juga: Atlet Jawa Barat Agus Prayoga Raih Juara 1 Event Balikpapan Open 10K

“Pertolongan langsung dilakukan di ambulans tim P3K. Saat itu, laporan tim medis kami memang sudah tidak ditemukan denyut nadi, kemudian tekanan darah juga sudah tidak terukur, pupil mata 3 mm, dan kesadaran 3, itu merupakan tanda vital dari sisi medis,” terang wanita yang akrab disapa Dio itu.

Selanjutnya, tim medis langsung melakukan upaya lanjutan seperti CPR (Cardiopulmonary resuscitation) dan tindakan medis lain, namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

“Kemudian dilakukan resusitasi jantung paru-paru (CPR), dipompa (jantungnya), dipasang infus dan diberikan epinefrin,” pungkas Dio.

Baca juga: Satu Peserta Asal Samarinda Seberang Meninggal Dunia Saat Ikuti Balikpapan Open 10K

“Setelah itu, tetap tidak ada perbaikan (kondisi vital). Kemudian dirujuk ke RSUD Beriman, disana dilakukan pemeriksaan EKG jantung itu sudah flat. Jadi memang, kematiannya itu terjadi secara DOA (death on arrival), dalam perjalanan antara (kantor) Dinkes Kota Balikpapan menuju RSUD Beriman,” lanjutnya.

Berdasarkan informasi yang diterima Tribunkaltim.co, peserta merupakan kelahiran tahun 1976 dan mengikuti kegiatan tersebut dalam kategori veteran.

“Usianya 46 tahun. Kategorinya veteran karena usianya di atas 45 tahun,” kata Dio.

Baca juga: Cetak 8 Gol, Pemain Borneo FC Matheus Pato Puncaki Daftar Top Skor Sementara BRI Liga 1 2022/2023

Ia menyimpulkan, dugaan awal menurut peninjauan tim medis, peserta tersebut mengalami serangan jantung.

“Dugaannya serangan jantung memang, alamat KTP berasal dari Kecamatan Samarinda Seberang. Saat ini keluarga juga sudah berada RSUD Beriman,” tutupnya. (*)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved