Annisa, Pengusaha Muda Asal Surabaya Sukses Jualan Hijab Secara Online Hingga ke Luar Negeri
Menjadi pengusaha memang dibutuhkan mental yang kuat serta manajemen yang baik untuk mengelola usahanya agar dapat berkembang maju.
TRIBUNKALTIM.CO - Menjadi pengusaha memang dibutuhkan mental yang kuat serta manajemen yang baik untuk mengelola usahanya agar dapat berkembang maju.
Terlebih, promosi produk usaka kita juga harus lebih dimasifkan agar dapat diketahui dan dikenal oleh khalayak luas.
Kadangkala, orang takut berwirausaha karena resiko mengalami kerugian kerap menghampiri seorang yang baru memiliki usaha.
Namun, dengan tekad dan kemampuan manajerial yang baik dapat membuat usaha kita bisa untung dan berkembang.
Baca juga: Dampak BBM Naik, Bahan Pokok di Penajam Paser Utara Diprediksi Naik
Seperti usaha yang dilakukan salah seorang perempuan muda nan cantik yang bernama Annisa Amalia Sholihah.
Dimana, mahasiswi semester 7 asal Surabaya tersebut, memiliki usaha penjualan hijab melihat banyaknya permintaan masyarakat dalam mencari hijab dengan ukuran tepat dan mudah digunakan di segala aktivitas.
Bahkan, berbisnis hijab di e-commerce terbukti adalah satu dari sekian banyak peluang besar untuk mendapat keuntungan secara mandiri.
Terlebih, Indonesia adalah negara yang menjadi rumah bagi sekitar 231 juta penduduk muslim, atau setara dengan 86,7 persen populasi Indonesia.
Peluang tersebut langsung ditangkap perempuan yang akrab dipanggil Annisa itu.
Baca juga: Contoh Soal UTS Matematika Kelas 5 SD Beserta Kunci Jawabannya, 25 Pilihan Ganda dan 3 Soal Esai
Dikutip dari Tribunnews.com, Annisa pun memanfaatkan peluang itu dengan memproduksi hijab multifungsi yang diberi nama Ninja Hatory by Ayysee. Produk hijab yang dapat digunakan sebagai dalaman atau luaran ini telah terjual sebanyak lebih dari 10 ribu produk secara online di Shopee dalam kurun waktu 2 tahun.
Sebelumnya, Annisa memiliki keinginan kuat untuk dapat berpenghasilan secara mandiri karena ingin kuliah dengan biaya sendiri. Saat lulus SMK tahun 2018, Annisa justru mengutamakan membuka usaha.
“Sebenarnya saya ingin sekali langsung kuliah. Namun karena belum ada cukup biaya, saya berpikir untuk buka usaha dulu. Jadi setelah lulus SMK, saya coba produksi sendiri pashmina dan promosi di media sosial,” tutur Annisa.
Setahun berjalan, Annisa masih terus mempelajari strategi berjualan yang tepat secara online. Di sisi lain, dia ingin mewujudkan keinginannya untuk kuliah. “Saat di tahun 2019 saya belum percaya diri untuk kuliah dengan biaya dari hasil berjualan pashmina di media sosial. Akhirnya saya mencari beasiswa dan tetap belajar berbisnis,” ungkap wanita berusia 21 tahun itu.
Baca juga: BAHAYA! KKB Papua tak Terima Simpatisan Mereka Dimutilasi Prajurit TNI, Susun Rencana Balas Dendam?
Setelah memasuki semester 2 kuliah di Surabaya, Annisa juga memiliki keinginan untuk lebih serius memasarkan produknya. Dia pun membuka toko Ayysee di Shopee pada tahun 2020. Untuk menarik perhatian pembeli di Shopee, Annisa menjual compact hijab kit untuk tempat menyimpan jarum dan aksesori penunjang memakai hijab. Set jarum hijab ini dia ciptakan sebagai solusi bagi para pengguna hijab yang ingin bepergian.
“Saya banyak mendengar dari teman-teman saya yang menggunakan hijab kesulitan menyimpan jarum saat travelling. Mereka sering kehilangan atau lupa meletakkan jarum. Dari situ, saya berpikir untuk membuat tempat khusus menyimpan jarum dan aksesori hijab,” jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/Annisa.jpg)