Berita DPRD Samarinda

Wakil Ketua Komisi I DPRD Samarinda Suparno Imbau Masyarakat Dukung Penertiban Anjal dan Gepeng

Saat ini Dinas Sosial Kota Samarinda bersinergi dengan Satpol PP Kota Samarinda dalam upaya melakukan penertiban anjal dan gepeng.

Penulis: Sarikatunnisa | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/SARIKATUNNISA
Wakil Ketua Komisi I DPRD Samarinda Suparno mengimbau masyarakat ikut mendukung penertiban anak jalanan (anjal) dan gelandangan pengemis (Gepeng). TRIBUNKALTIM.CO/SARIKATUNNISA 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Saat ini Dinas Sosial Kota Samarinda bersinergi dengan Satpol PP Kota Samarinda dalam upaya melakukan penertiban anjal dan gepeng.

Hal ini dalam rangka menciptakan suasana tertib dan bebas dari anjal dan gepeng dan sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) nomor 7 tahun 2017 tentang pembinaan terhadap pengemis, anak jalanan dan gelandangan.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Suparno mengimbau agar masyarakat ikut mendukung program penertiban tersebut, dengan tidak memberi sumbangan terhadap gepeng dan anjal yang berkeliaran di sekitar.

"Pemberian sumbangan dan sedekah jangan di pinggir jalan. Kalau mau bantu ya langsung ke yang bersangkutan atau tempat ibadah," ujar Suparno.

Maraknya kehadiran gepeng menjadi persoalan yang harus diselesaikan secara cermat.

Baca juga: Merasa Belum Diganti Rugi, DPRD Samarinda Hearing dengan Pemilik Lahan Ringroad yang Dibebaskan

Suparno mengungkapkan bahwa biasanya kedatangan mereka cenderung ramai saat bulan Ramadhan dan mendekati Hari Raya Idul Fitri.

"Biasanya gepeng dan anjal tidak mungkin hadir sendiri, mereka berkelompok dan ada pemainnya. Nah ini harus sergap ditindak dari kelompok mana saja, serta siapa pemainnya," tuturnya.

Selain adanya gepeng, Kota Samarinda marak akan kehadiran badut-badut, di mana badut tersebut meminta sumbangan di sekitar pinggiran jalan.

Hal itu dianggap Suparno mengganggu estetika Kota Samarinda dan bisa memunculkan kemacetan.

"Saya hitung sampai 18 badut di pinggiran jalan Big Mall. Harusnya badut tempatnya di tempat rekreasi, tempat bermain anak, kalau di pinggir jalan selain mengganggu estetika kota dan wajah kota, juga mengganggu pengguna jalan, serta ketertiban," kata Suparno

Baca juga: Komisi I DPRD Samarinda Proyeksikan Revisi Perda Miras Rampung Sebelum 2023

Ia mengegaskan bahwa penertiban anjal dan gepeng merupakan keniscayaan untuk wajah Samarinda yang lebih baik.

“Ketertiban Kota Samarinda harus dilaksanakan agar Samarinda menjadi kota yang indah, nyaman dan tentram. Seperti slogan Pak Walikota Samarinda Kota Pusat Peradaban, kita hargai itu dan semua masyarakat Samarinda juga harus mendukung,” ucap Suparno. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved