Breaking News
Selasa, 28 April 2026

Berita Internasional Terkini

Usai Kalah Hadapi Pasukan Zelenskyy, IAEA Tuntut Rusia Mundur dari Pembangkit Nuklir Ukraina

Usai kalah dalam menghadapi pasukan Zelenskyy, IAEA tuntut Rusia mundur dari Pembangkit Nuklir Ukraina.

newyorker
Presiden Rusia, Vladimir Putin. Usai kalah dalam menghadapi pasukan Zelenskyy, IAEA tuntut Rusia mundur dari Pembangkit Nuklir Ukraina. 

TRIBUNKALTIM.CO - Saat ini, pasukan Rusia sedang menghadapi kemunduran dalam perlawanan dengan Ukraina.

Di mana minggu ini, Ukraina berhasil memukul mundur dan merebut kembali wilayahnya yang diambil oleh pasukan Rusia.

Dan usai kalah menghadapi pasukan Zelenskyy, IAEA menuntut mundur Rusia mundur dari pembangkit nuklir Ukraina.

Baca juga: Reaksi Rusia soal Kekalahan dari Ukraina, Adakan Pertemuan dengan Cina dan Iran hingga Salahkan AS

Sebagaimana dilansir dari voanews, dewan gubernur pengawas nuklir PBB telah mengadopsi resolusi yang menuntut agar Rusia mengakhiri pendudukannya atas pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia di Ukraina.

Resolusi yang diadopsi oleh dewan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) menyerukan Rusia untuk"segera menghentikan semua tindakan terhadap, dan di, pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia dan fasilitas nuklir lainnya di Ukraina.

Dewan beranggotakan 35 orang meloloskan resolusi dengan 26 suara mendukung, dua menentang, dan tujuh abstain, kata diplomat, menambahkan bahwa Rusia dan Cina memberikan suara menentang.

Baca juga: Ukraina vs Rusia akan Berperang Sampai Habis? Hasil Obrolan Sekjen PBB dengan Putin

Resolusi itu juga mengatakan pendudukan militer di pabrik itu secara signifikan meningkatkan risiko kecelakaan nuklir yang akan membahayakan penduduk Ukraina, negara-negara tetangga, dan komunitas internasional.

Militer Rusia dan perusahaan nuklir negara Rusia Rosatom harus menangguhkan semua kegiatan di pembangkit nuklir dan menyerahkan kendali kembali ke pihak berwenang Ukraina, kata resolusi itu.

Misi Rusia untuk IAEA mengatakan titik lemah dari resolusi ini adalah bahwa mereka tidak mengatakan apa-apa tentang penembakan sistematis pabrik tersebut.

Pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia, yang terbesar di Eropa, telah berulang kali mendapat kecaman dalam beberapa pekan terakhir.

Dan menimbulkan keprihatinan serius di IAEA.

Moskow dan Kyiv saling menyalahkan atas serangan itu.

Delegasi IAEA mengunjungi pabrik tersebut awal bulan ini dan melaporkan bahwa lokasi tersebut telah rusak akibat penembakan tersebut.

Pembangkit listrik benar-benar ditutup pada akhir pekan.

Dan saluran listrik telah dipulihkan untuk memastikan pendinginan batang bahan bakar nuklir dan limbah, yang penting untuk mencegah kehancuran.

(TribunKaltim.co/Hartina Mahardhika)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved