Liga Italia
Liga Italia Cremonese vs Lazio, Sarri Tertekan Tabu Tandang
Jelang pertandingan Liga Italia Serie A Cremonese vs Lazio, pelatih Maurizio Sarri dalam tekanan.
TRIBUNKALTIM.CO - Jelang pertandingan Liga Italia Serie A Cremonese vs Lazio, pelatih Maurizio Sarri dalam tekanan.
Betapa tidak, Lazio benar-benar mengalami tabu tandang musim ini. Baik di kompetisi Liga Italia maupun Europa.
Dari 8 pertandingan yang sudah dijalani di kompetisi Liga Italia dan Liga Europa, Lazio telah memainkan 5 laga kandang dan sisanya tandang.
Lima laga kandang berakhir dengan 4 kemenangan dan sekali kalah dari Napoli.
Adapun 3 laga tandang Lazio berakhir 2 kali seri di Liga Italia, dan terakhir kekalahan memalukan 1-5 dari FC Midtjylland di Liga Europa.
Baca juga: Lazio Ganti Kerugian Suporter yang ke Denmark Nonton Kekalahan dari FC Midtjylland di Liga Europa
Baca juga: Prediksi Cremonese vs Lazio di Liga Italia Serie A, Immobile dkk Dituntut Tebus Dosa
Baca juga: Rapor Pemain Lazio saat Kalah Memalukan 1-5 dari FC Midtjylland di Liga Europa
Minggu (18/9/2022) besok, Lazio kembali akan melakoni laga tandangnya yang keempat dalam lanjutan Liga Italia Serie A.
Kali ini Biancoceleste akan bermain di Stadion Giovanni Zinni, markas Cremonese.
Kick off Liga Italia Cremonese vs Lazio dijadwalkan berlangsung mulai pukul 20.00 WIB.
Ini adalah momen bagi Maurizio Sarri untuk memutar haluan negatif timnya kala bermain tandang.
Maurizio Sarri mengharapkan kebangkitan segera setelah kekalahan berat melawan Midtjylland, sehingga tidak ada pilihan selain 3 poin di markas Cremonese.
Baca juga: VIDEO Pemain Lazio Dimaki Suporter Usai Kalah 1-5 dari FC Midtjylland di Liga Europa
Maurizio Sarri sama sekali belum mencerna kekalahan di Liga Europa melawan Midtjylland.
Hasil itu memperumit situasi di fase grup dan menempatkan Lazio kembali dalam gangguan mental sensasional yang sayangnya terlihat berkali-kali di musim lalu.
Laga tandang di Cremona sebelum jeda internasional, akan digunakan pelatih untuk mengamati reaksi timnya.
Hanya tiga poin dan penampilan meyakinkan yang bisa meredam aib Eropa.
"Kehancuran emosional yang tiba-tiba ini mirip dengan tahun lalu. Sulit untuk memahami motivasinya. Saya perlu berolahraga, apakah saya yang harus mundur selangkah, atau pemain yang harus pergi," kata Sarri dalam jumpa persnya.
Baca juga: Midtjylland Bukan Tim Denmark Pertama yang Dihadapi Lazio
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/Liga-Italia-Cremonese-vs-Lazio-Maurizio-Sarri-Tabu-Tandang.jpg)