Pertamina dan Bayan Group Mendukung Start Up Lokal GO International

Pertamina Patra Niaga Region Kalimantan Timur dan Bayan Group mendukung startup asal Balikpapan BANANA and Partners untuk go international.

Editor: Diah Anggraeni
HO/Pertamina
Pertamina Patra Niaga Region Kalimantan Timur dan Bayan Group memberikan dukungan kepada startup asal Balikpapan, BANANA and Partners, untuk bisa berkiprah di ajang Internasional. 

TRIBUNKALTIM.CO - September Ceria, kabar gembira bagi warga Balikpapan.

Prestasi datang dari dunia startup Balikpapan, bahwasanya perusahaan rintisan atau Startup Lokal Balikpapan sudah mulai berkiprah di ajang internasional.

Ditemuin Tribun Kaltim di lapak pengolahan sampah Pandora, Balikpapan Selatan, Herry Wijaya selaku CEO dari BANANA and Partners menyebutkan bahwa startup ini lahir dari sebuah program pemberdayaan masyarakat yang digagas oleh PT Pertamina DPPU Sepinggan pada tahun 2020, sebagai program Pertamina BETTER (Balikpapan Energi Terbarukan).

Baca juga: Sosok Wanita Penjaga Keselamatan di Program Pemeliharaan Kilang Pertamina Balikpapan

Untuk menjaga keberlangsungan dari program pemberdayaan masyarakat ini, herry memilih jalan untuk menjadikannya sebuah perusahaan rintisan atau umkm, yang bergerak di bidang tata kelola sampah, dengan produk keluaran berupa beberapa produk energi terbarukan (waste to energy), produk bahan baku industri (waste to material) dan produk penyokong nutrisi untuk perkebunan, pertanian dan peternakan (waste to nutrient).

Startup yang dirintisnya sebenarnya tidak berbeda dengan umkm biasa, hanya saja memilih menjadi startup karena model usaha rintisan ini, di model untuk bisa berakselerasi lebih cepat, dengan meminimalisasi number of error.

Dalam membangun startup ini, bersama dengan Muhamad Rifqi Al-Ghifari sebagai Chief Busines Officer, Wildan Elsha sebagai Chief Technology Officer serta beberapa anak muda yang memiliki passion di dunia waste management dan startup, yang bergabung dalam ekosistem BANANA and Partners.

Khusus Rifqi, sebenarnya adalah anak Samarinda, tetapi sejak sekolah SMK sudah merantau ke Bogor, yang dilanjutkan menempuh studi S-1 di UGM dan S-2 di ITB, imbuh Herry, sehingga muatan lokal Kalimantan Timur cukup melekat di startup ini.

BANANA and Partners sendiri juga sudah mengikuti beberapa kompetisi Nasional tahun ini dan berhasil mendapatkan peringkat pertama, di antara lain Juara 1 Shell Live Wire, Juara 1 Indonesia Ecothon Indonesia, Juara 1 Indonesia Energy Innovation Challenge, TOP 3 FoundrX, TOP 5 Pitch Competition SCG Indonesia, TOP 10 Korea-Asean SDGs Business Model Competition, TOP 10 Astranauts, dll.

Baca juga: Ingatkan Pentingnya Keselamatan, Pertamina Hadirkan Istri Mitra Kerja

Dalam melakukan akselerasinya, BANANA and Partners juga tergabung dengan beberapa akselerator program seperti New Energy Nexus dan KUMPUL, di mana pada akhir Q4 2022 ini, BANANA and Partners juga akan melakukan business matching dengan beberapa perusahaan Korea dan Malaysia.

Dalam kesempatan kali ini, Herry juga mengucapkan terima kasih kepada beberapa pihak yaitu Pertamina Patra Niaga Region Kalimantan Timur, Bayan Group, Pemerintah Kota Balikpapan dan teman-teman komunitas di Balikpapan, yang sudah memberikan support terhadap perjalanan BANANA and Partners.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved