Minggu, 12 April 2026

Otomotif

Harga BBM Naik, Pakai Dua Fitur Ini Bisa Jadi Kunci Menghemat Bahan Bakar Sepeda Motor

Berkendara dengan efisien jadi pilihan bijak agar penggunaan BBM bisa lebih hemat. Simak tips agar konsumsi BBM motor bisa makin irit.

Editor: Diah Anggraeni
TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO
Pemerintah resmi menaikkan harga BBM per 3 September 2022. Yuk, simak tips agar konsumsi BBM motor bisa makin irit. 

TRIBUNKALTIM.CO - Pemerintah menaikkan harga BBM per 3 September 2022 lalu.

Kenaikan harga BBM ini pun ramai diperbincangkan karena dianggap membebani masyarakat.

Sekadar informasi, harga Pertalite kini menjadi Rp 10.000 per liter, dan Pertamax dibanderol Rp 14.500 per liter.

Baca juga: AHM Siap Umumkan Roadmap Sepeda Motor Listrik untuk Netralisasi Karbon Dunia di Indonesia Tahun Ini

Dengan naiknya harga BBM, berkendara dengan efisien jadi pilihan bijak agar penggunaan BBM bisa lebih hemat.

Terkait hal itu Astra Motor Jawa Tengah berbagi tips nih agar konsumsi BBM motor bisa makin irit.

"Manfaatkan indikator irit berkendara atau ECO indikator sebagai notifikasi bahwa kecepatan dan bukaan gas motor sudah masuk atau pas di mode hemat," kata Oke Desiyanto, Senior Instruktur Safety Riding Astra Motor Jawa Tengah, melalui keterangan resminya.

"Selain itu aktifkan juga fitur ISS (Idling Stop System)," imbuhnya.

Buat yang masih bingung, fitur ECO indikator ini adalah sebuah penanda bahwa pengendara berhasil mengendarai motornya dalam mode hemat.

Umumnya ECO indikator akan menyala saat gas dibuka dengan lembut, atau saat melaju dengan putaran mesin rendah dan konstan.

Baca juga: Jangan Diabaikan, Inilah Dampak Negatif yang Bakal Muncul jika Air Radiator Motor Tidak Diganti

Pada Honda All New Scoopy dan All New BeAT misalnya, lampu ECO indikator ini akan menyala sata berada di kecepatan antara 3 km/jam sampai 67 km/jam, dengan bukaan gas perlahan atau kalem.

Sementara fitur ISS adalah fitur yang akan mematikan mesin secara otomatis saat motor berhenti sejenak, misalnya di lampu merah, agar BBM tak terbuang percuma.

Untuk menyalakan mesin motornya lagi, pengendara tinggal memuntir gas, tak perlu menggunakan tombol starter.

Selain memanfaatkan fitur yang ada di motor, Oke juga menyarankan untuk memeriksa kondisi motor.

"Optimalkan kinerja bagian-bagian komponen motor yang bisa menunjang keiritan BBM, dari tekanan angin ban, serta pastikan ban masih punya kedalaman alur minimal 1 mm," kata dia.

"Kemudian kemudahan roda berputar terkait dengan bearing, jarak main tuas rem, pastikan roda tidak seret karena tertahan kampas rem," Oke menambahkan.

Baca juga: Sebelum Membeli, Ini 4 Kelebihan dan 4 Kekurangan Motor Listrik, Lebih Irit, Perawatan Lebih Mudah

Sumber: Grid.ID
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved