Virus Corona di Kaltim

Kasus Baru Positif Covid-19 di Kaltim Capai 30 Orang dan 2 Pasien Corona Meninggal

Kasus baru positif Covid-19 di Kalimantan Timur (Kaltim) mencapai 30 orang. Angka ini meningkat dari hari sebelumnya yang berjumlah 22 orang.

Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kaltim, Andi Muhammad Ishak membeberkan jumlah kasus baru positif Covid-19 mencapai 30 orang di Kaltim, sedangkan angka kesembuhan melonjak sebanyak 44 kasus. TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kasus baru positif Covid-19 di Kalimantan Timur (Kaltim) mencapai 30 orang.

Angka ini meningkat dari hari sebelumnya yang berjumlah 22 orang.

Bahkan, 2 pasien Covid-19 meninggal dunia berasal dari Berau dan Balikpapan.

Sementara itu, angka kasus sembuh dari Covid-19 melonjak, yakni 44 orang, sedangkan sebelumnya angka kesembuhan sebanyak 16 kasus..

Kondisi ini berdampak berkurangnya kasus aktif dirawat, ada 16 orang.

Baca juga: Update Covid-19 Penajam Paser Utara Selasa 20 September, Tambahan Satu Pasien Positif

"Warga positif dirawat tersisa 270 orang," kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kaltim, Andi Muhammad Ishak, Selasa (20/9/2022).

Pasien sembuh harian terbanyak disumbang Kota Balikpapan 17 orang disusul Kota Samarinda 9 orang.

Bontang dan Kutai Timur masing-masing sama menyumbang pasien kesembuhan berjumlah 7 orang dan terakhir Berau 4 orang.

Sementara status zona berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 Kaltim tersisa Balikpapan yang masih di zona merah.

"Bontang sudah menurun dan sama dengan daerah lainnya di zona kuning," terang Andi Muhammad Ishak.

Sementara itu, untuk kasus positif harian tercatat total ada penambahan pasien terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 30 kasus.

Baca juga: Terbaru! Terjawab Siapa Saja yang Berisiko Terinfeksi Covid-19 Setelah Dapat Vaksin Virus Corona

Kota Balikpapan terbanyak dengan 16 kasus, lalu Bontang 4 kasus dan Kutai Kartanegara 3 kasus.

Berau dan Kutai Timur masing-masing menyumbang 2 kasus, dan terakhir Kota Samarinda, Kutai Barat serta Paser tiga daerah ini bertambah 1 kasus.

"Karena masih pandemi, selayaknya protokol kesehatan tetap diterapkan dalam beraktifitas sehari-hari," tandas Andi Muhammad Ishak.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved